Houthi Bersiap Masuk Gelanggang Perang Bantu Iran, Ancang-Ancang Tutup Selat Bab al-Mandab

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA -- Militan Houthi di Yaman dilaporkan RIA Novosti pada Jumat (20/3/2026), menimbang kemungkinan menutup selat Bab al-Mandab di Laut Merah dan memblok kapal-kapal dari negara yang bersekutu dengan AS dan Israel. Anggota politbiro Houthi, Mohammed al-Bukhaiti, mengatakan, bahwa penutupan akan terbatas pada kapal-kapal yang terkait dengan agresi terhadap Iran, Lebanon, Palestina, atau Irak.

Houthi saat ini tengah menimbang beberapa langkah untuk membantu Iran di tengah berkecamuknya perang di Timur Tengah. Selat Bab Al-Mandab dikenal sebagai satu jalur perlintasan strategis khususnya untuk perdagangan minyak dan gas, yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden

Baca Juga
  • Kali Pertama Rudal Balistik Iran Tempuh Jarak 4.000 Km, Pangkalan Diego Garcia Jadi Target
  • Kewalahan Hadapi Imbas Perang, AS Cabut Sanksi 140 Juta Barel Minyak Iran
  • Serangan Iran Ganggu Kapasitas LNG Qatar, India Berpotensi Terdampak

Sejak perang Iran melawan AS-Israel pecah akhir bulan lalu, Houthi hingga kini membatasi diri mereka dengan hanya menebar ancaman dan melakukan persiapan. Sementara, kelompok lain dari 'poros perlawanan' seperti Hizbullah dan militan di Irak telah melancarkan serangan-serangan terhadap aset-aset Israel dan AS sebagai solidaritas terhadap Iran.

Berbicara terpisah, pemimpin Houthi, Abdul-Malik al-Houthi dikutip Anadolu, mengatakan, bahwa Houthi siap bertindak dan dalam koordinasi dengan Iran. Ia juga menyinggung peluang memblok Bab al-Mandab sebagai opsi kunci dukungan terhadap Teheran dan tekanan untuk Barat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Jika Houthi memblok Selat Bab al-Mandab, kapal-kapal tanker dari Asia menuju Eropa akan terpaksa mengambil rute yang lebih jauh yakni harus lebih dulu mengitari sebagian benua Afrika. Akibatnya, ongkos pengiriman minyak akan meningkat, lalu terjadi kenaikan harga bahan bakar minyak dan berujung pada inflasi di seluruh dunia.

Selama masa genosida Israel di Gaza sejak Oktober 2023, Houthi telah berulang kali menyerang kapal-kapal terafiliasi zionis dan AS di Laut Merah dengan rudal dan drone. Sebagai response, Houthi mengalami serangan udara dari AS dan Israel yang menargetkan depot-depot rudal mereka di pelabuhan Yaman.

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lima ribu warga Kupang ikuti pawai malam takbiran rayakan keragaman
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk Dua Laga FIFA Series, Ada Nama Elkan Baggott
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jusuf Kalla, Didit Hediprasetyo hingga Anies Baswedan Shalat Ied di Masjid Al-Azhar
• 14 jam laludisway.id
thumb
Presiden Prabowo Salat Idulfitri di Aceh Tamiang, Wapres Gibran Masjid Istiqlal
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Kasatgas PRR Ungkap Apresiasi Presiden Prabowo atas Progres Pemulihan Pascabencana di Sumatera
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.