Survei Baru: 3 dari 10 Siswa Sekolah Tak Bisa Baca Teks Panjang

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Priscilla Du Preez via Unsplash

Jakarta, CNBC Indonesia - Lebih dari tiga dari sepuluh siswa sekolah menengah atas di Korea Selatan dilaporkan mengalami kesulitan membaca teks panjang. Temuan ini terungkap dalam survei terbaru yang dilakukan lembaga riset pendidikan Jinhaksa.

Melansir The Korea Herald, sebanyak 22,2% responden menyatakan sering kesulitan mempertahankan fokus saat membaca lebih dari 10 menit, sementara 8,4% mengaku sangat kesulitan. Dengan demikian, total 30,6% siswa menghadapi tantangan dalam membaca teks panjang.

Sebaliknya, 26% siswa menyatakan tidak mengalami kesulitan, dan 15% lainnya mengaku sama sekali tidak terganggu. Artinya, sekitar 41% responden tidak merasakan hambatan dalam mempertahankan konsentrasi saat membaca.


Menurut Jinhaksa, hasil ini menunjukkan adanya potensi penurunan rentang perhatian siswa. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi beban tambahan, terutama saat mereka harus memahami teks panjang seperti pada ujian masuk perguruan tinggi, Suneung.

Fenomena ini sebagian dikaitkan dengan tingginya konsumsi konten video berdurasi pendek. Sebanyak 57,9% responden mengaku sering membuka aplikasi video singkat seperti YouTube Shorts dan Instagram Reels tanpa tujuan tertentu.

Baca: Studi Baru: Keseringan Scroll TikTok & Reels Bikin Fungsi Otak Menurun

Kontrol diri terhadap durasi menonton juga dinilai masih rendah di kalangan siswa. Sebanyak 78,4% responden mengaku menonton lebih lama dari yang direncanakan, sementara hanya 20% yang merasa mampu berhenti sesuai keinginan.

Kepala riset strategi penerimaan Jinhaksa, Woo Yeon-cheol, menyatakan bahwa kebiasaan mengonsumsi konten singkat dapat mengubah cara otak memproses informasi. Otak disebut menjadi lebih terbiasa dengan stimulasi cepat dan intens dalam durasi pendek.

Untuk mengembalikan konsentrasi akademik, siswa disarankan melatih diri membaca materi panjang secara utuh. Buku pelajaran dan artikel berita dinilai dapat membantu meningkatkan daya fokus dan kemampuan memahami teks panjang.


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Ancaman AI Bubble: Euforia Teknologi yang Bisa Meledak?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fokus di Asia, Diam-diam Bojan Hodak Bangun Fondasi Tim Musim Depan? Dari Asnawi, Pratama Arhan hingga Naturalisasi
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Transaksi Ramadan di Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Aktivitas Belanja di Tanah Abang Jadi Penyumbang
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Presiden Prabowo Bermalam Takbiran di Medan, Ribuan Paket Sembako Dibagikan
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Ini 30 Ucapan Idulfitri agar Hidup Lebih Bermakna
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Idulfitri 1447 H, Mendikdasmen Sampaikan Pesan Perbaikan Diri
• 8 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.