OJK Optimistis Pembiayaan Tumbuh 6-8% Tahun Ini

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) proyeksikan pertumbuhan piutang pembiayaan industri multifinance pada 2026 berada di kisaran 6% hingga 8% dengan segmen pembiayaan modal kerja tetap menjadi salah satu penopang utama di tengah kebutuhan ekspansi usaha.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK Agusman mengatakan bahwa prospek pertumbuhan itu realistis karena mempertimbangkan kondisi ekonomi dan target industri.

“Proyeksi pertumbuhan piutang 6–8% pada 2026 dinilai realistis dengan mempertimbangkan antara lain target industri dan kondisi perekonomian,” ujarnya dalam lembar jawaban tertulis, Sabtu (21/3/2026).

Untuk mencapai target tersebut, pelaku industri perlu mengoptimalkan potensi sektor wilayah yang prospektif sekaligus menjaga kualitas aset dan manajemen risiko.

“Untuk mencapainya, perusahaan perlu mengoptimalkan potensi sektor dan wilayah yang prospektif dengan tetap menjaga kualitas aset dan manajemen risiko,” katanya.

Di sisi lain, OJK melihat pembiayaan modal kerja juga masih akan menjadi salah satu motor penggerak utama industri karena dinilai sejalan dengan kebutuhan pembiayaan untuk mendukung aktivitas usaha masyarakat.

“Segmen pembiayaan modal kerja diperkirakan masih menjadi salah satu penopang pertumbuhan multifinance pada 2026, seiring kebutuhan masyarakat dalam pengadaan barang/jasa dan ekspansi usaha,” ujar Agusman.

Meski begitu, dinamika industri tetap menjadi perhatian regulator. OJK mencatat ada sejumlah perusahaan pembiayaan yang mengalami kontraksi piutang akibat kondisi pasar dan strategi bisnis masing-masing.

Baca Juga: OJK: Himbara Salurkan KUR Rp21,81 Triliun dan KPR Subsidi Capai Rp235,91 Triliun di Awal 2026

“Dinamika kontraksi pada sebagian perusahaan dipengaruhi antara lain kondisi pasar dan strategi bisnis masing-masing, dengan pergerakan yang terus dimonitor melalui data terkini,” jelasnya.

Secara regional, pertumbuhan pembiayaan menunjukkan variasi yang signifikan. Per Januari 2026, pertumbuhan tertinggi tercatat di Papua Selatan dengan kenaikan 116,09% secara tahunan, yang didorong oleh peningkatan pembiayaan alat berat. Nilainya mencapai Rp484,69 miliar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SBY Tunaikan Salat Id di Cikeas Bogor, Didampingi AHY hingga Hatta Rajasa
• 14 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Subianto Salurkan Bantuan di Sumut, Lanjut Salat Idul Fitri 2026 di Aceh
• 13 jam laludisway.id
thumb
BMKG Ungkap Potensi Cuaca Mudik Lebaran 2026 hingga 31 Maret, Waspada Hujan hingga Gelombang Tinggi
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Presiden Palestina: Idul Fitri Jadi Momentum Wujudkan Kemerdekaan dan Perdamaian
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Prediksi Real Madrid vs Atletico Madrid: Los Blancos Tanpa Courtois, Julian Alvarez dkk Siap Curi Poin
• 8 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.