KERUSAKAN ginjal menjadi masalah kesehatan serius yang kerap tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga dijuluki “silent killer”. Ginjal berperan penting dalam menyaring limbah metabolisme, menjaga keseimbangan cairan, dan mengatur kadar elektrolit. Gangguan fungsi ginjal dapat memicu masalah kesehatan, termasuk gagal ginjal kronis.
Kerusakan ginjal bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari penyakit hingga kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele. Berikut tujuh penyebab ginjal rusak yang perlu dikenali:
- Diabetes yang Tidak Terkontrol
Kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, mengganggu proses penyaringan darah, dan menyebabkan kerusakan secara perlahan tanpa gejala jelas di awal.
Baca juga : Ini Lho 8 Pilihan Makanan yang Baik untuk Mereka yang Alami Penurunan Fungsi Ginjal
- Hipertensi
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menebalkan dan mengurangi elastisitas pembuluh darah di ginjal, sehingga merusak jaringan ginjal dan menurunkan fungsinya.
- Konsumsi Obat Pereda Nyeri Berlebihan
Penggunaan obat anti-nyeri golongan OAINS, seperti Ibuprofen, Asam Mefenamat, atau Naproxen, secara berlebihan tanpa pengawasan dokter dapat membebani kerja ginjal.
- Infeksi Saluran Kemih Berulang
Infeksi yang sering terjadi atau tidak ditangani tuntas dapat menyebar ke ginjal (pielonefritis), merusak jaringan ginjal, terutama pada individu yang kurang minum air atau sering menahan buang air kecil.
Baca juga : 7 Vitamin Alami untuk Menjaga Kesehatan Ginjal
- Pola Makan Tinggi Garam dan Kurang Cairan
Konsumsi makanan tinggi garam dan kurang minum air membuat ginjal bekerja lebih keras, meningkatkan risiko kerusakan jangka panjang.
- Konsumsi Jamu atau Suplemen Tanpa Pengawasan
Beberapa produk herbal atau suplemen dapat mengandung zat berbahaya bagi ginjal jika dikonsumsi dalam dosis tinggi atau tanpa pengawasan tenaga medis.
- Kebiasaan Merokok dan Konsumsi Alkohol
Merokok merusak pembuluh darah, termasuk di ginjal, sementara alkohol berlebihan membuat ginjal bekerja ekstra untuk membuang racun dari tubuh.
Kerusakan ginjal yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi gagal ginjal kronis, menumpuk racun dalam tubuh, menyebabkan kelebihan cairan, gangguan elektrolit, dan risiko komplikasi serius seperti penyakit jantung atau gangguan pernapasan. Pada tahap lanjut, pasien biasanya memerlukan terapi cuci darah seumur hidup. (Sumber: Alodokter)





