Liputan6.com, Jakarta - Polisi mulai menyiapkan strategi pengaturan arus balik Lebaran 2026 sejak H+1. Diperkirakan, sebanyak 66 persen kendaraan akan mengarah ke jalur Trans Jawa.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, lonjakan arus balik telah diantisipasi dari berbagai wilayah. Beberapa titik aglomerasi yang menjadi perhatian antara lain Solo Raya, Semarang, Jabodetabek, Bali, hingga Malang.
Advertisement
“Kami informasikan tentunya strategi untuk arus balik sudah kami siapkan juga. Jadi persentase traffic counting yang menuju ke Jawa Barat, yang menuju ke Trans Jawa, itu, ke Trans Jawa kurang lebih 66 persen. Nanti akan kita kelola pada saat arus balik. Yang ke Jawa Barat itu 33 persen," kata dia kepada wartawan, Sabtu (21/3/2026).
Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah uji coba Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan yang rencananya akan dibuka saat puncak arus balik.
“Ya alhamdulillah nanti yang dari Jawa Barat, solusinya cukup strategis ya, karena Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan (ruas Sadang-Setu) Tadi sudah kita lakukan uji coba, nanti pada saat arus puncak, nanti akan kita buka penuh," ucap dia.




