TEHERAN, KOMPAS.TV - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengirim pesan Idulfitri 2026 untuk negara-negara Islam dan tetangga Iran di Timur Tengah. Pezeshkian menyatakan Iran tidak memiliki perselisihan dengan negara-negara tetangga di Timur Tengah.
Hal tersebut disampaikan Pezeshkian kendati Iran berulangkali menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) dan fasilitas energi di Teluk Arab. Serangan tersebut diluncurkan Iran sebagai balasan serangan Israel ke fasilitas energi negara tersebut.
Dalam unggahan di media sosial X ketika hari raya Idulfitri di Iran, Sabtu (21/3), Masoud Pezehskian menekankan bahwa perpecahan dengan negara-negara Arab hanya menguntungkan Zionis Israel.
Baca Juga: Trump Buka Peluang Deeskalasi di Iran, tapi Tolak Gencatan Senjata
"Untuk negara-negara Islam dan tetangga kami, kalian adalah saudara kami dan kami tidak berselisih dengan kalian. Satu-satunya yang diuntungkan dari perbedaan kita hanyalah entitas Zionis," kata Pezeshkian, Sabtu (21/3/2026).
"Kami meminta Allah di hari Idulfitri ini untuk memberi kami kekuatan dan persatuan dengan bertindak sesuai ajaran Rasulullah untuk mencapai ridha-Nya."
Sebelumnya, hubungan Iran dengan negara-negara Arab memanas usai Teheran meluncurkan serangan ke sejumlah fasilitas energi di Teluk Arab, Rabu (18/3) lalu.
Iran meluncurkan serangan ini usai Israel menyerang ladang gas Pars Selatan di Iran. Rudal balistik Iran dilaporkan diluncurkan ke fasilitas energi dan industri di Qatar hingga Arab Saudi.
Serangan balasan tersebut menuai kecaman keras dari negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC). Arab Saudi pun mengancam Iran bahwa pihaknya memiliki kapasitas membalas dan kesabaran yang bukan tanpa batas.
Baca Juga: Arab Saudi Muak dengan Serangan Iran, Siap Merespons dengan Aksi Militer ke Teheran
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- perang iran
- idulfitri di iran
- presiden iran
- masoud pezeshkian
- negara arab





