Bisnis.com, JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi kepadatan pemudik lokal di wilayah aglomerasi pada periode Lebaran 2026.
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan puncak kepadatan pemudik lokal diprediksi terjadi pada Minggu (22/3/2026) atau H+1 Lebaran.
“Justru besok akan terjadi kepadatan di wilayah aglomerasi. Pergerakan seperti Solo–Semarang, Semarang–Solo, hingga Bogor–Bekasi kami antisipasi,” ujar Agus dikutip Antara, Sabtu (21/3/2026).
Agus menjelaskan, kepolisian telah mengantisipasi pergerakan pemudik lokal di sejumlah kawasan, seperti Solo Raya, Semarang Raya, Malang Raya, Jabodetabek, hingga Bali.
Sebagai bagian dari strategi pengamanan, Polri menyiagakan tiga jenis pos, yakni pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di titik-titik strategis.
Dia juga menginstruksikan seluruh personel untuk tetap siaga dalam memantau dinamika lalu lintas, baik untuk pergerakan mudik lokal maupun arus perjalanan antarkota.
Baca Juga
- Polri Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon Tarif Nol Arus Balik Lebaran
- JELAJAH LEBARAN 2026: Menyicipi Soto dan Bebek Bacem Khas Klaten
- 10 Rekomendasi Tempat Wisata di Bogor, Cocok Untuk Libur Lebaran
“Kami mengharapkan seluruh petugas tetap siaga memantau pergerakan, baik mudik lokal maupun perjalanan dari Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur saat masyarakat bersilaturahmi,” ujarnya.
Selain itu, Polri bersama para pemangku kepentingan juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi puncak arus balik Lebaran.
Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret 2026, dengan gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026.
Lalu lintas saat Lebaran terkendali
Sementara itu, meski mobilitas tinggi, Agus menyebut lalu lintas pada perayaan Lebaran 2026 terkendali.
"Update terakhir lalu lintas, baik yang berada di jalan tol dan di arteri, terkendali. Hari Lebaran, memang aktivitas mobilitas cukup tinggi, khususnya di Japek (Jakarta-Cikampek) yang mengarah ke KM 70," katanya.
Ia mengatakan pada pukul 11.00 WIB, terjadi kenaikan arus lalu lintas di jalan tol Trans Jawa sehingga dilaksanakan rekayasa lalu lintas di Tol Japek.
"Kami lakukan rekayasa lalu lintas agar supaya kendaraan yang dari Jakarta yang menuju ke Trans Jawa ini lebih lancar," katanya.
Lebih lanjut, jenderal polisi bintang dua itu mengatakan kondisi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) pada hari perayaan Lebaran juga terkendali.
"Baru saja kami lapor kepada Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, harkamtibmas cukup terkendali. Jadi, tidak ada peristiwa yang menonjol," ucapnya.





