Penulis: Adim Muchtadim
TVRINews, Kota Cilegon
Periode arus mudik Lebaran 2026 di wilayah hukum Polda Banten yang berlangsung sejak H-7 hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berjalan relatif lancar tanpa gangguan berarti.
Mobilitas masyarakat, baik melalui jalur arteri maupun tol dari Cikupa menuju Pelabuhan Merak, terpantau terkendali selama periode angkutan Lebaran.
Kabid Humas Polda Banten, Maruli Hutapea menyampaikan, meski secara umum arus mudik berjalan lancar, sempat terjadi insiden kecelakaan di ruas Tol Tangerang–Merak kilometer 76.
Kecelakaan tersebut melibatkan truk pengangkut gabah yang terguling setelah ditabrak truk tangki milik Pertamina. Namun, kejadian itu dinilai tidak berdampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan.
“Kalau kita melihat secara persentase, itu sangat kecil. Pada intinya arus mudik yang melewati wilayah hukum Polda Banten baik di jalan arteri maupun tol semuanya berjalan lancar,” ujar Maruli.
Selain pengamanan jalur mudik, kepolisian juga meningkatkan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemudik. Pengamanan dilakukan secara bergiliran dengan melibatkan pengurus lingkungan serta petugas keamanan perumahan.
Polda Banten juga menyiagakan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk memastikan keamanan serta memberikan layanan maksimal bagi masyarakat selama periode mudik.
Sementara itu, data pergerakan kendaraan menunjukkan adanya peningkatan menjelang puncak arus mudik. Pada H-4, jumlah kendaraan pribadi yang menyeberang dari Merak menuju Pelabuhan Bakauheni tercatat sekitar 17 ribu unit, dan diperkirakan meningkat pada H-3.
Polda Banten mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal mencurigakan atau potensi gangguan keamanan selama periode angkutan Lebaran.
Editor: Redaktur TVRINews





