Sahroni soal Gus Yaqut Tak di Rutan KPK: Harusnya Ditahan, Jangan Sampai Kabur

kumparan.com
16 jam lalu
Cover Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti soal eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, yang tidak berada di rumah tahanan (rutan) KPK di momen lebaran 2026. Gus Yaqut oleh KPK dijadikan tahanan rumah.

Menurut Sahroni, harusnya Gus Yaqut ditahan di rutan.

"Mestinya sih di tahan yah, tapi kalau ada pertimbangan lain dari KPK itu kebijakannya internal KPK. Jangan sampai kabur dan menghilang saja, bisa rusak integritas institusi," kata Sahroni kepada wartawan, Sabtu (21/3).

Adapun KPK menyatakan Gus Yaqut dialihkan penahanannya dari penahanan di Rutan KPK menjadi tahanan rumah sejak Kamis (19/3). KPK belum membeberkan apa alasan pemindahan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tersebut.

"Benar, Penyidik melakukan pengalihan jenis penahanan terhadap tersangka Saudara YCQ, dari penahanan di Rutan KPK menjadi tahanan rumah, sejak hari Kamis (19/3) malam kemarin. Pengalihan ini atas permohonan dari pihak keluarga pada tanggal 17 Maret 2026," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo.

Budi mengatakan permohonan itu kemudian dikabulkan dengan pertimbangan sesuai Pasal 108 ayat (1) dan (11), Undang-undang Nomor 20 tahun 2025 tentang KUHAP.

"Pelaksanaannya yakni dengan melakukan pengalihan jenis penahanannya, untuk sementara waktu. Selama melaksanakan pengalihan penahanan tersebut, KPK tetap melakukan pengawasan melekat dan pengamanan kepada yang bersangkutan," jelas Budi.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa proses pengalihan penahanan untuk sementara waktu ini sesuai ketentuan dan prosedur penyidikan maupun penahanan terhadap seorang tersangka.

"Demikian halnya, proses penanganan perkara ini akan tetap berjalan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku," tuturnya.

Diungkap Istri Eks Wamenaker

Sebelumnya, informasi mengenai tak adanya Gus Yaqut dalam Rutan KPK diungkap oleh istri eks Wamenaker Immanuel Ebenezer, Silvia Rinita Harefa.

Silvia sedang membesuk suaminya yang ditahan karena diduga terlibat dalam kasus dugaan pemerasan dalam proses sertifikasi K3 di Kemnaker.

"Tadi sih sempat enggak ngelihat Gus Yaqut ya. Infonya sih katanya keluar hari Kamis malam," kata Silvia kepada wartawan.

Berdasarkan informasi yang ia terima, Silvia mengungkap, Gus Yaqut akan diperiksa sehingga kehadirannya tidak terlihat pada saat pelaksanaan Salat Id sebelumnya.

“Iya, sebelum hari Jumat ya kalau enggak salah. Infonya sih katanya mau diriksa ke depan, tapi Salat Id kata orang-orang dalam ya, enggak ada, beliau enggak ada,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Citi Pangkas Target! Bitcoin Bisa Anjlok ke US$ 58.000
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PDIP soal Pertemuan Prabowo dan Megawati di Istana: Akrab Bak Teman Lama
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Puncak Arus Balik Lebaran, Kemenhub Imbau Pemudik Hindari Pulang 24 Maret 2026
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kemenhub: 10 Juta Orang Mudik Gunakan Angkutan Umum di 2026
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bertemu Denada, Ressa Rossano akan Cabut Gugatan di Pengadilan?
• 10 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.