REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Muslimin Indonesia di Jepang menyambut hari raya Idul Fitri 1447 H/2026 M dengan penuh sukacita. Dengan antusias, mereka memadati Masjid Indonesia Tokyo yang terletak dalam kompleks Sekolah Indonesia Tokyo (MIT) untuk melaksanakan shalat Idul Fitri berjamaah.
Seiring dengan kian meningkatnya jumlah warga negara Indonesia (WNI) di Jepang, tempat ibadah itu pun tidak lagi menampung seluruh jamaah tersebut sekaligus. Karena itu, penyelenggaraan shalat Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026) dilakukan secara berganti-gantian. Sekira tujuh ribu hingga delapan ribu WNI melaksanakan shalat berjamaah itu dalam lima gelombang secara berganti-gantian di sana.
Baca Juga
Pelaut Pertamina Patra Niaga Rayakan Idulfitri di Laut, Jaga Pasokan Energi Nasional Tetap Aman
Remisi Idul Fitri Menghemat Anggaran Makan Napi Rp 109 Miliar
Mobilitas Kendaraan di Jalan Layang MBZ Turun H-1 Idul Fitri
Bagaimanapun, ibadah ini berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447H merupakan kerja sama antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) Jepang, serta sejumlah komunitas WNI di Negeri Sakura.
"Saat ini di Jepang, terdapat kurang lebih 250 ribu WNI dengan berbagai profesi, tersebar di ragam perfektur. Alhamdulillah, kita semua dapat menikmati indahnya beribadah selama sebulan penuh di bulan suci Ramadhan, dan bersilaturahmi bersama saat ini untuk merayakan kemenangan kembali ke fitrah," ujar Duta Besar RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Nurmala Kartini Sjahrir, dalam pernyataan tertulis pada Sabtu (21/3/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Ini momentum perdana bagi saya selaku Duta Besar RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia dapat berlebaran bersama teman-teman WNI. Menjadi tanggung jawab kita semua untuk terus menjunjung nilai solidaritas di tengah masyarakat," sambung dia.