Pantau - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan program diskon, kebijakan kerja fleksibel, dan bantuan sosial disiapkan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 5,5 persen pada kuartal pertama.
"Kita berpuasa 30 hari dan tentunya makna kemenangan ini juga berkaitan dengan ekonomi. Pemerintah membuat banyak program, termasuk diskon, kemudian mendorong mobilitas melalui work from anywhere, dan juga berbagai program termasuk bantuan pangan, bantuan sosial,".
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas serta konsumsi masyarakat.
Pemerintah memberikan insentif berupa diskon di sektor transportasi dan tarif jalan tol.
Diskon diberikan untuk berbagai moda seperti pesawat, kereta api, angkutan laut, dan darat.
Potongan harga tiket kereta api dan angkutan laut mencapai sekitar 30 persen, sementara tiket pesawat mendapat diskon sekitar 17 hingga 18 persen.
Pemerintah juga membebaskan tarif jasa penyeberangan.
Total anggaran insentif transportasi mencapai lebih dari Rp900 miliar yang bersumber dari APBN dan dukungan non APBN.
Selain itu, bantuan pangan disalurkan kepada lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat berupa kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng untuk periode dua bulan.
"Dan kita berharap bahwa dengan momentum kemenangan ini kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 5,5 persen,".
Airlangga juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gejolak global, khususnya terkait harga minyak.
"Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin, dan dalam suasana ini, tentu kita berharap kita bersama-sama menghadapi gejolak krisis minyak ke depan,".
Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Pemerintah terus mengoptimalkan berbagai stimulus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif.




