JAKARTA - Empat jenderal petinggi Badan Intelijen Negara (BIN) digeser dari jabatannya oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Mereka kini menduduki posisi baru berdasarkan kebijakan mutasi dan rotasi terbaru di lingkungan TNI.
Empat jenderal BIN tersebut yakni Staf Ahli Bidang SDA dan Lingkungan Hidup BIN Mayjen TNI Sunoto. Panglima menggeser Sunoto menjadi staf khusus KSAD karena memasuki masa purnatugas.
Sebagai gantinya, Brigjen TNI Fahmi Sudirman diplot untuk mengisi jabatan Staf Ahli Bidang SDA dan Lingkungan Hidup BIN. Dengan jabatan baru tersebut, Fahmi yang saat ini menjabat Agen Intelijen Ahli Madya Pada Direktorat Jawa dan Bali Deputi Bidang Intelijen DN BIN akan mendapat promosi bintang dua.
Ketiga, Brigjen TNI Bayu Sudarmanto dari Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua pada Deputi Bidang Intelijen DN BIN dimutasi menjadi Staf Khusus KSAD. Selanjutnya Panglima menunjuk Brigjen TNI Dedi Hartono sebagai Kabinda Papua.
Dedi saat ini masih menjabat sebagai Penata Kelola Intelijen Ahli Madya pada Direktorat Ops Deputi Bidang Kontra Intelijen BIN. Meski secara kepangkatan tidak mengalami perubahan, namun pergantian jabatan ini merupakan promosi bagi Dedi karena akan memimpin teritorial.
“Mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (22/3/2026)
Mutasi TNI Terbaru
Selain mutasi jabatan, Panglima TNI juga melakukan validasi organisasi. Salah satu konsekuensi dari penataan tersebut, perwira tinggi yang mengisi pucuk pimpinan instansi tertentu akan menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.




