Serangan rudal balistik yang dilaporkan menyasar pangkalan militer di Diego Garcia memicu kekhawatiran baru terhadap eskalasi konflik global. Fasilitas tersebut merupakan basis strategis yang digunakan bersama oleh Inggris dan Amerika Serikat di kawasan Samudra Hindia.
Melansir Mehr News Agency, Iran disebut meluncurkan dua rudal balistik ke wilayah tersebut. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat maupun Inggris terkait laporan tersebut.
Jika klaim itu terbukti, serangan ini menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan militer Iran. Jarak antara Teheran dan Diego Garcia yang mencapai lebih dari 5.000 kilometer menunjukkan potensi jangkauan rudal yang melampaui asumsi sebelumnya.
Sejumlah laporan lembaga pertahanan internasional sebelumnya juga mencatat Iran terus mengembangkan sistem rudal jarak menengah hingga jarak jauh. Kemampuan tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi pertahanan dan proyeksi kekuatan di kawasan yang lebih luas.
Serangan ke Diego Garcia, bila terkonfirmasi, berpotensi mengubah dinamika konflik menjadi lintas kawasan. Selama ini, pangkalan tersebut berperan penting dalam mendukung operasi militer Amerika Serikat di Asia dan Timur Tengah.
Ketegangan sendiri meningkat sejak pecahnya konflik terbuka antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026. Iran menyebut serangan yang dilakukan sebagai bentuk balasan atas agresi yang mereka tuduhkan kepada kedua negara tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi turut menyoroti keterlibatan Inggris dalam konflik tersebut. Ia menilai keputusan membuka pangkalan militer untuk operasi Amerika berisiko terhadap keselamatan warga Inggris.
"Sebagian besar rakyat Inggris tidak ingin terlibat dalam perang pilihan Israel-AS terhadap Iran. Dengan mengabaikan rakyatnya sendiri, Starmer membahayakan nyawa warga Inggris dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran. Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri," tulis Araghchi.
Baca Juga: Malam Takbiran di Medan, Presiden Prabowo Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Sumatra Utara
Pernyataan itu muncul setelah pemerintah Inggris dilaporkan mengizinkan penggunaan fasilitas militernya oleh Amerika Serikat. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari respons atas meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Hingga kini, status laporan serangan ke Diego Garcia masih berada pada tahap klaim yang belum diverifikasi secara independen. Meski demikian, perkembangan ini menunjukkan potensi meluasnya konflik ke wilayah strategis global di luar Timur Tengah.





