PELATIH AC Milan, Massimiliano Allegri, tak mampu menyembunyikan ketegangan emosinya setelah Rossoneri memetik kemenangan tipis 3-2 atas Torino di San Siro, Minggu (22/3) dini hari WIB. Hasil krusial ini memastikan Milan tetap memanaskan persaingan papan atas Serie A dalam mengejar Inter di puncak klasemen.
Ketegangan Allegri memuncak sepanjang laga, bahkan ia sempat terekam melontarkan pernyataan emosional kepada wasit mengenai niatnya untuk berhenti dari dunia sepak bola.
Namun, usai laga, Allegri mengklarifikasi bahwa hal tersebut hanyalah reaksi spontan di bawah tekanan tinggi.
Baca juga : AC Milan vs Torino, Menang, Rossoneri Naik ke Peringkat Kedua Serie A
"Itu hanya emosi sesaat. Usia saya terus bertambah dan saya tidak ingin jantung saya menyerah. Pertandingan ini sangat penting bagi kami pada titik tersebut," kata Allegri dikutip dari Football Italia.
Evaluasi Taktis dan Peran KunciAC Milan sempat kesulitan menghadapi perlawanan sengit Torino pada 30 menit awal babak pertama. Allegri mengakui timnya terlalu memaksakan serangan ke area tengah, yang justru menjadi celah bagi lawan untuk melancarkan serangan balik.
Meski sempat terpukul oleh gol penyeimbang di akhir paruh pertama, performa skuad asuhan Allegri meningkat signifikan di babak kedua. Secara khusus, Allegri menyoroti peran vital Alexis Saelemaekers sebagai penyeimbang taktik tim.
Baca juga : Preview Serie A: AC Milan vs Torino, Misi Bangkit Rossoneri di San Siro
“Dia adalah pemain penyeimbang kami. Saat bertahan dia harus menjadi pemain kelima, dan saat menyerang dia harus menjadi penyerang ketiga. Terkadang dia menyelesaikan laga dengan kondisi yang sedikit kelelahan,” jelasnya.
Pembelaan untuk Niklas Fullkrug dan Pujian bagi Stranhinja PavlovicMengenai performa Niklas Fullkrug yang belum tampil maksimal di awal laga, Allegri memberikan pembelaan. Menurutnya, pemain dengan postur fisik besar membutuhkan kontinuitas bertanding untuk mencapai ritme permainan terbaik.
"Dia kesulitan di babak pertama namun jauh lebih baik di babak kedua. Bandingkan dengan Ricci yang karena fisik dan mentalitasnya bisa langsung masuk ke mode pertandingan kapan saja. Setiap pemain berbeda," tambahnya.
Di sisi lain, pujian setinggi langit diberikan kepada bek Strahinja Pavlovic. Selain tampil solid dalam menjaga lini pertahanan, Pavlovic menjadi bintang lewat torehan gol indah dari jarak jauh. Allegri menilai sang bek telah menunjukkan karakter dan jiwa petarung yang luar biasa bagi Rossoneri. (Z-1)





