Balasan Iran Terjang Pusat Nuklir Dimona

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – Tel Aviv

Aksi militer ini dipicu oleh dugaan keterlibatan Amerika dan Tel Aviv dalam kerusakan fasilitas nuklir Natanz.

Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah gelombang serangan rudal balistik Iran menghantam wilayah selatan Israel pada Sabtu 21 Maret 2026  malam. 

Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 100 orang terluka dan memicu pertanyaan serius mengenai efektivitas sistem pertahanan udara Israel dalam mencegat proyektil tersebut.

Kota Arad dan Dimona menjadi titik dampak utama setelah setidaknya dua rudal dilaporkan menembus blokade udara. 

Di Arad, situasi dilaporkan sangat genting dengan 68 warga terluka, termasuk 10 orang dalam kondisi kritis. 

Sementara itu, di Dimona, pusat medis setempat menangani 27 korban luka, salah satunya adalah seorang remaja yang terkena serpihan rudal (shrapnel).

Di antara para korban yang dievakuasi, terdapat seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dan seorang anak perempuan berusia lima tahun yang saat ini dalam perawatan intensif dengan kondisi serius. 

Rumah Sakit Soroka di Beersheba telah menetapkan status "insiden korban massal" guna menangani arus pasien yang terus berdatangan dari lokasi ledakan.

Kegagalan Intersepsi dan Kerusakan Infrastruktur

Layanan darurat Magen David Adom (MDA) melaporkan adanya kemungkinan warga yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan di Arad. CEO MDA, Eli Bin, menggambarkan situasi ini sebagai "peristiwa dengan magnitudo luar biasa."

"Ada kekhawatiran terhadap individu yang masih belum ditemukan di lokasi kejadian," ujar Bin sebagaimana dikutip dari The Guardian.

Militer Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa unit pertahanan udara mereka gagal melumpuhkan ancaman sebelum mencapai area pemukiman. Juru bicara IDF, Brigjen Effie Defrin, menyatakan melalui platform X bahwa penyelidikan menyeluruh tengah dilakukan.

"Sistem pertahanan udara beroperasi, namun tidak berhasil mencegat rudal tersebut. Kami akan menyelidiki insiden ini dan mengambil pelajaran darinya. Ini bukan jenis amunisi yang asing bagi kami," tulis Defrin.

Fokus pada Instalasi Nuklir Dimona

Serangan ini memicu kekhawatiran global karena salah satu rudal jatuh di wilayah Dimona, lokasi Pusat Riset Nuklir Shimon Peres. 

Meskipun demikian, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan tidak ada indikasi kerusakan pada fasilitas nuklir maupun kenaikan level radiasi yang terdeteksi.

Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi, kembali menyerukan menahan diri secara militer guna menghindari risiko kecelakaan nuklir di kawasan tersebut.

Di pihak lain, media pemerintah Iran, Tasnim, mengeklaim serangan ini merupakan balasan atas dugaan serangan Israel dan AS terhadap fasilitas nuklir mereka di Bushehr dan Natanz. "Musuh sekali lagi menerima pelajaran yang tak terlupakan," tulis agensi tersebut dalam pernyataan resminya.

Respons Pemerintah Israel

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataan resminya menyebut malam tersebut sebagai "malam yang sangat sulit dalam perjuangan demi masa depan." Ia menegaskan bahwa Israel akan terus membalas setiap serangan dengan tekad yang bulat.

Hingga berita ini diturunkan, operasi penyelamatan masih berlangsung di Arad untuk menyisir bangunan yang runtuh sebagian. Otoritas setempat mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat sirene peringatan udara masih terus diaktifkan secara berkala di wilayah selatan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gus Ipul: Efisiensi Anggaran Tidak Sentuh Bansos
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Ogah Ciptakan Polemik, Agen Megawati Hangestri Ungkap Alasan Kliennya Batal Comeback ke Korea
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Leo/Bagas terhenti di semifinal Orleans Masters 2026
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Beberapa fitur lama diperkirakan hadir lagi pada model ponsel 2026
• 4 menit laluantaranews.com
thumb
Hancurkan Parma dan Siksa Juventus sebelum Gabung Timnas Indonesia
• 24 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.