Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai gelaran open house di Istana yang kembali dibuka untuk masyarakat.
Pada Sabtu (21/3) pagi, warga dari berbagai daerah memadati area untuk bersilaturahmi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Tak hanya masyarakat umum, sejumlah tokoh nasional yang juga mantan presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jokowi turut hadir.
Datang Sejak Pukul 7 PagiKemarin, sekitar pukul 14.30 WIB, antrean warga yang hendak masuk ke Istana masih panjang. Warga yang sudah berhasil masuk kemudian dicek oleh Paspampres. Setelah pengecekan selesai, mereka baru diarahkan masuk ke kawasan Istana Merdeka.
Di dalam, terdapat banyak stand jajanan gratis yang bisa dinikmati masyarakat. Dari atas panggung, ada juga penyanyi yang menghibur warga.
Salah seorang warga, Riki, mengaku telah datang ke Istana sejak pukul 7 pagi tadi. Ia baru bisa masuk sekitar siang ini.
"Antre dari jam 7. Iya baru bisa masuk siang. Antre terus pak," ucap Riki saat ditemui di lokasi.
Dia mengaku, memang sengaja datang ke Istana untuk mendapatkan sembako. "Ya untuk dapat sembako. Karena kan zaman sekarang susah," ucapnya.
SBY, AHY, dan Ibas HadirPresiden ke-6 RI, SBY, mendatangi Istana Negara untuk open house. Kemarin, SBY tiba sekitar pukul 15.30 WIB. Dia terlihat mengenakan baju koko berwarna krem dengan peci hitam di kepalanya.
SBY terlihat didampingi oleh keluarganya, mulai dari Menko Infra, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Wakil Ketua MPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).
Prabowo dan SBY pun terlihat sempat berbincang hangat. Beberapa kali terlibat Prabowo memegangi tangan SBY.
Prabowo yang didampingi oleh putranya, Didit Hediprasetyo kemudian foto bersama SBY dan keluarga.
Jokowi Turut HadirPresiden RI ke-7 Jokowi turut hadir di Istana dalam rangka halal bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Momen pertemuan Jokowi dengan Prabowo diunggah akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Dalam foto yang diunggah itu, Jokowi terlihat ditemani Iriana Jokowi, Kaesang Pangarep dan istrinya, Erina Gudono. Sementara Prabowo didampingi oleh putranya, Didit Hediprasetyo.
"Presiden Prabowo bersilaturahmi dengan Presiden RI ke-7, Bapak Joko Widodo, dalam suasana hangat Halal Bihalal hari ini," demikian keterangan Sekretariat Kabinet.
Prabowo Tak Wajibkan Pejabat DatangPrabowo tak mewajibkan para pejabat Kabinet Merah Putih untuk menghadiri open house. Prabowo disebut tak ingin merepotkan jajarannya.
Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Prabowo memang mengutamakan masyarakat umum untuk bisa hadir langsung dalam open house kali ini.
"Beliau sejak beberapa hari yang lalu menyampaikan bahwa tidak wajib dihadiri oleh para pejabat, baik kementerian maupun lembaga," ucap Prasetyo.
Prasetyo menambahkan, Prabowo tak ingin mengganggu para pembantunya yang telah memiliki acara bersama keluarganya masing-masing.
"Beliau tidak ingin apa namanya merepotkan barangkali ada agenda-agenda atau acara-acara keluarga. Jadi sore hari ini memang khusus untuk masyarakat umum kita buka," jelas dia.
Prabowo juga turun langsung dan menyapa para warga yang sudah hadir dalam open house kali ini. Prasetyo mengungkapkan, ada sekitar 4 ribu sampai 5 ribu warga yang akan datang.
"Memang kita tidak membatasi atau tidak mengorganize sebagaimana acara biasanya. Jadi kita berikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin hadir sukarela dipersilakan. Sepanjang masih memungkinkan, kami persilakan untuk masuk ke dalam lingkungan Istana Merdeka," paparnya.
Antre 3 Jam demi Open HouseAntusiasme masyarakat terhadap open house ini begitu tinggi. Tak sedikit dari mereka datang sejak pagi.
Masyarakat yang hadir dalam open house itu berasal dari berbagai wilayah. Salah satunya, Sari (45) yang datang langsung dari Bogor.
“Tadi berangkat dari Bogor jam 4, Salat Id dulu di Istiqlal baru antre di sini sekitar jam setengah 10 pagi,” katanya kepada kumparan, kemarin.
Sari mengantre hingga tiga jam. Ia baru masuk ke area Istana pada sekitar pukul 13.00 WIB.
Ini bukan kali pertama Sari ikut open house di Istana. Tahun lalu ia juga datang ke open house yang digelar presiden itu.
Sari mengaku butuh perjuangan untuk bisa masuk ke area open house. Ia sempat berdesakan dengan masyarakat lainnya, namun baginya tidak masalah.
"Iya didorong-dorong karena pas antrean paling depan mau masuk, antrean belakang dibuka sama polisi. Jadi semuanya berlarian. Chaos lah di situ sampai saya jatuh terdorong-dorong. Sampai lecet nih dengkul saya,” ujarnya.
“Nggak papa deh, yang penting udah bisa masuk terus dapat sembako lah, oleh-oleh dari Presiden,” katanya.





