Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi dihukum sebelum tampil di FIFA Series 2026. Hal ini menyebabkan mantan wasit Liga Italia buka suara.
Skuad Garuda akan berlaga di FIFA Series 2206 pada jeda internasional Maret ini. Mereka menjadi tuan rumah untuk St Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon, dan juga Bulgaria.
Itu menjadi momen penting untuk John Herdman yang baru ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert. Laga debutnya adalah melawan St Kitts and Nevis pada 27 Maret mendatang.
Herdman memanggil 41 nama untuk skuad awal yang diumumkan sejak awal Maret lalu. Kini, dia telah memangkasnya menjadi 24 nama, sebagaimana pengumuman resmi yang dirilis pada Sabtu (21/3/2026).
Jay Idzes termasuk di antaranya. Sang kapten Timnas Indonesia diharapkan untuk kembali menjadi andalan, mengingat statusnya pada era-era kepelatihan sebelumnya bersama Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Idzes masih tampil untuk klubnya, Sassuolo, hingga Minggu (22/3/2026) dini hari tadi WIB. mereka bermain menghadapi Juventus di Allianz Stadium, Turin pada lanjutan kasta tertinggi Liga Italia.
Juve sudah unggul sejak menit ke-14 berkat gol Kenan Yildiz. Namun, Sassuolo berhasil menyamakan skor di menit ke-52 melalui Andrea Pinamonti.
Jay Idzes memainkan peranan penting dengan memberikan umpan kunci dalam penciptaan gol Pinamonti. Namun, menjelang duel berakhir, bek tengah berusia 25 tahun hampir menjadi tokoh antagonis.
Sang kapten Timnas Indonesia menyentuh bola dengan lengannya di menit ke-87. Setelah mengecek melalui VAR, Idzes resmi dihukum karena dianggap membuat badannya menjadi lebih besar.
Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, menjelaskan bahwa tindakan Idzes layak dihukum karena hal itu. Jadi, Juventus layak mendapatkan penalti dalam momen tersebut.
"Perlu dilakukan penilaian apakah ada sentuhan dengan lengan, itulah sebabnya pemeriksaan memakan waktu lama. Setelah memastikan bahwa Idzes menyentuh bola dengan lengannya, sentuhan tersebut dapat dihukum karena lengan berada di atas ketinggian bahu dan karena posisi lengannya benar-benar tidak beraturan," kata Marelli kepada DAZN.
Beruntung bagi Idzes, Juventus gagal menang meskipun dapat penalti. Kapten Manuel Locatelli yang maju sebagai eksekutor gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.




