Krisis Energi Memuncak, Kuba Alami Blackout Kedua Pekan Ini

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Sistem kelistrikan Kuba kembali mengalami pemadaman besar pada Sabtu, menjadi gangguan kedua dalam sepekan terakhir di tengah tekanan pasokan energi akibat embargo bahan bakar oleh Amerika Serikat.

Melansir Bloomberg, jaringan listrik nasional Kuba kolaps pada Sabtu malam, dengan proses pemulihan masih berlangsung. Berdasarkan temuan awal, gangguan dipicu oleh kerusakan pada salah satu unit pembangkit listrik di Nuevitas.

Pemadaman ini terjadi setelah insiden serupa pada awal pekan, seiring meningkatnya tekanan Washington untuk membatasi akses bahan bakar dan pembiayaan bagi pemerintah Kuba.

Sekitar 10 juta penduduk di negara tersebut telah lama menghadapi pemadaman bergilir, yang kini semakin intens akibat pengetatan embargo.

Keterbatasan pasokan energi menjadi persoalan utama. Pembangkit listrik termal di Kuba membutuhkan sekitar 100.000 barel minyak per hari untuk memenuhi kebutuhan, sementara produksi domestik hanya mampu menutup sekitar dua perlima dari total permintaan.

Kondisi ini memburuk setelah pasokan bahan bakar dari Venezuela yang selama ini menjadi penopang utama terhenti. Penghentian tersebut terjadi setelah Amerika Serikat mengambil alih kendali atas penjualan minyak negara Amerika Selatan itu.

Baca Juga

  • Trump Tekan Kuba, Ancam Hentikan Aliran Minyak dan Dana dari Venezuela
  • Harga Minyak Melonjak Imbas Perang Global, Prabowo Bakal Tekan Konsumsi hingga Percepat Energi Surya
  • Selat Hormuz Ditutup, Negara Asia Borong Minyak Produksi AS

Upaya untuk mendapatkan pasokan alternatif juga menghadapi kendala. Kargo bahan bakar dari Rusia yang semula menuju Kuba dilaporkan berbalik arah setelah pemerintah AS menegaskan bahwa negara tersebut tidak memenuhi syarat untuk menerima pasokan energi dari Rusia.

Di tengah tekanan tersebut, pemerintah Kuba mulai membuka ruang bagi perusahaan swasta untuk bermitra dengan negara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya awal untuk meningkatkan pasokan bahan bakar sekaligus menjaga stabilitas sistem energi nasional.

Rangkaian gangguan ini mencerminkan rapuhnya sistem kelistrikan Kuba di tengah keterbatasan pasokan energi, serta meningkatnya tekanan geopolitik yang turut memengaruhi ketahanan energi negara tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasangan Leo/Bagas Amankan Tiket Semifinal Orleans Masters Usai Taklukkan Wakil India di Hari Raya
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Mudik 2026: Volume Kendaraan Meningkat, One Way Puncak Diberlakukan
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Iran Nestapa! Bayi Usia 20 Hari Tewas Terbunuh dalam Serangan AS-Israel
• 5 jam laludisway.id
thumb
Dua Pemuda Dibacok dan Dipukul Komplotan Bermotor di Jalan Dupak Surabaya saat Malam Idulfitri
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hari Pertama Lebaran, Gubernur Khofifah: Tradisi Riyayan Dekatkan Warga dengan Pemimpinnya
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.