HARIAN FAJAR, FAJAR – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil meraih start terbaiknya dengan menempati posis keempat pada sesi kualifikasi Moto3 Brasil. Hasil ini menjadi pencapaian tertinggi bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut selama tampil di ajang grand prix Moto3. Apa yang dikatakannya jelang balapan?
Hari yang panjang dan penuh tantangan harus dihadapi Veda akibat penundaan sesi kualifikasi karena kerusakan sirkuit. Kendati demikian, ia mampu memanfaatkan kondisi tersebut untuk tampil lebih baik dibandingkan hari sebelumnya dan sesi pagi hari Sabtu.
“Hari ini adalah hari yang sangat panjang karena penundaan akibat sirkuit rusak namun pada akhirnya kami berada dalam situasi yang lebih baik bila dibandingkan kemarin dan juga pagi ini,” jelas Veda Ega Pratama dalam rilis resmi Honda Team Asia.
Setelah menempati posisi keempat, Veda menegaskan bahwa dirinya merasa sangat nyaman di atas motor dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi selama sesi kualifikasi berlangsung.
Strategi dan Harapan di Balapan Moto3 BrasilVeda yang baru berusia 17 tahun ini sebelumnya sudah mencuri perhatian saat tampil sebagai rookie terbaik dan pembalap Honda tercepat di Moto3 Thailand dengan start dan finis di posisi kelima. Ia mengungkapkan strategi memanfaatkan slipstream untuk mendahului pembalap di depannya menjadi kunci peningkatan waktu lapnya.
“Kami tidak banyak melibas lap karena red flag, jadi saya harus benar-benar bisa memaksimalkan kesempatan tiap lap. Pada lap terakhir saya bisa menempel ke pembalap di depan dan menggunakan slipstream dan hal itu membantu saya meningkatkan waktu,” katanya.
Dengan start dari posisi keempat, Veda berharap dapat menunjukkan performa maksimal di balapan utama Moto3 Brasil akhir pekan ini.
“Memulai balapan di posisi keempat benar-benar hasil yang bagus dan kini saya menantikan balapan. Saya akan melakukan yang terbaik,” pungkasnya.





