Warga Jakarta memadati halte TransJakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, saat pemberlakuan tarif Rp 1 dalam rangka Lebaran Idul Fitri, Minggu (22/3).
Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi pada pukul 12.00 WIB, antrean penumpang tampak padat di area halte. Meski demikian, alur keluar masuk penumpang terpantau berjalan lancar, tampak petugas mengatur alur hilir mudik penumpang.
Bus TransJakarta juga terlihat datang secara berkala setiap sekitar 15 menit, sehingga kepadatan penumpang dapat terurai meski jumlah pengguna sedang meningkat.
Program tarif Rp 1 yang berlangsung sejak 21 hingga 22 Maret 2026 ini dimanfaatkan warga untuk bepergian selama libur Lebaran, terutama bagi mereka yang tidak pulang ke kampung halaman.
Hani (21) dan Wiwi (22), pengguna TransJakarta yang ditemui di lokasi, mengaku mengetahui informasi tarif Rp1 dari media sosial. Keduanya memanfaatkan momentum tersebut untuk bepergian dari kawasan Matraman menuju Blok M.
“Oh Iya tahu. Dari media sosial,” ujar Hani dan Wiwi saat ditanya mengenai kebijakan tarif Rp1.
Menurut Hani, kebijakan tersebut sangat membantu, khususnya bagi perantau yang tidak mudik saat Lebaran.
“Sangat membantu sih Mbak apalagi untuk anak kosan yang enggak pulang lebaran jadi setidaknya bisa mengobati rasa rindu jadi bisa keliling-keliling,” ujar Hani.
Ia juga menilai program ini memberi alternatif kegiatan selama libur Lebaran di Jakarta.
Sementara itu, Wiwi mengaku dirinya merupakan pengguna rutin TransJakarta untuk aktivitas sehari-hari.
“Iya betul aku tiap ke kantor pasti pakai TJ,” kata Wiwi.
Meski demikian, ia berharap ke depan layanan transportasi umum dapat terus ditingkatkan, terutama dari sisi jumlah armada.
“Harapannya sih mungkin lebih banyak lagi armada ininya karena sering banget pagi-pagi tuh jadi pepes di jalan jadi harapannya busnya bisa lebih banyak lagi dan lebih sering lagi,” ujarnya
Keduanya pun mengaku senang dengan adanya kebijakan tarif murah tersebut.
“Senang banget,” kata Hani dan Wiwi.
Sementara itu, Dewo (30), warga Bintaro, mengaku tidak mengetahui adanya pemberlakuan tarif Rp1 saat hari Lebaran. Ia saat itu hendak menuju Blok M bersama ibunya.
“Eh, belum tahu tuh,” ujar Dewo.
Meski baru mengetahui di lokasi, Dewo menyambut positif kebijakan tersebut.
“Oh, bagus sih saya bilang. Ini saya mau jalan-jalan, sekarang mau ke Blok-M” lanjutnya.
Ia juga menilai pelayanan TransJakarta selama ini sudah baik.
“Saya suka aja. Pelayanannya bagus, ramah, dan fasilitasnya bagus juga,” ucapnya.
Di sisi lain, Eko, warga Tangerang Selatan, turut memanfaatkan momen tarif murah untuk berlibur bersama keluarga di Jakarta.
“Liburan Lebaran ngajak anak ke Jakarta, mumpung hari ini kan satu rupiah ya untuk transportasi umum yang dikelola Pemda DKI jadi kita coba memanfaatkan fasilitas itu,” kata Eko.




