Digertak Trump, Iran Ancam Buat Negara Teluk Kehausan dan Gelap Gulita

republika.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Militer Iran mengancam akan menyerang semua infrastruktur energi yang terkait dengan AS dan Israel di Timur Tengah jika pembangkit listriknya menjadi sasaran. Fasilitas desalinasi yang sangat krusial menyediakan air bersih di negara-negara Teluk juga akan jadi sasaran.

Ebrahim Zolfaghari, juru bicara komando pusat Khatam al-Anbiya Iran, mengatakan bahwa Iran akan menyerang pabrik desalinasi dan infrastruktur teknologi informasi yang terkait dengan AS dan Israel. 

Baca Juga
  • Menlu Iran Sampaikan Ucapan Idul Fitri dan Apresiasi Solidaritas Masyarakat Indonesia
  • Di Atas Angin, Iran Syaratkan Penutupan Semua Pangkalan AS di Kawasan
  • Menlu Arab dan Turki Ungkap Zionis Halangi AS Berdamai dengan Iran

Peringatan itu muncul setelah Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika Iran gagal membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. 

Kantor berita Fars, sementara itu, mencatat bahwa mendiang ketua Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, telah memperingatkan bahwa “seluruh wilayah akan padam dalam waktu setengah jam” jika jaringan listrik Iran menjadi sasaran.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Patut dicatat, sejauh ini Iran selalu memenuhi ancamannya. Selepas serangan pembuka AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu, Iran langsung memenuhi ancaman menyerang pangkalan-pangkalan AS di kawasan. Belasan prajurit AS telah tewas akibat balasan tersebut. 

Tim pembawa Angkatan Darat AS memindahkan jenazah tentara AS yang tewas akibat balasan Iran di Pangkalan Angkatan Udara Dover, Delaware, AS, 9 Maret 2026. - (EPA/JASON MINTO/US AIR FORCE)

Iran juga memenuhi ancaman menutup Selat Hormuz jika AS-Israel. Penutupan ini melonjakkan harga minyak dunia mendekati 150 dolar AS per barel. Jika berlanjut, kenaikan harga migas tersebut bakal menggoncang perekonomian dunia.

Saat Israel menyerang ladang gas Iran di Pars Selatan pada 19 Maret lalu, balasannya adalah penyerangan fasilitas minyak dan gas di Qatar, Saudi, dan Kuwait yang dikelola perusahaan negara-negara Barat. Kerusakan paling signifikan terjadi di fasilitas gas alam cair (LNG) Ras Laffan di Qatar.

Akibat lumpuhnya dua kilang utama di lokasi itu, QatarEnergy terpaksa menyatakan status force majeure (keadaan darurat yang membatalkan kontrak) pada kontrak jangka panjang selama lima tahun ke depan. 

Negara-negara yang terdampak langsung meliputi Italia, Belgia, Korea Selatan, dan China. Pihak ExxonMobil (AS) yang memegang saham di kilang S4 dan S6, serta Shell (Inggris-Belanda) yang menjadi mitra di fasilitas GTL, kini harus menghadapi ketidakpastian operasional. Qatar menyatakan produksi hanya bisa dimulai kembali jika perang di kawasan benar-benar dihentikan.

Yang terkini, Iran membalas kontan serangan AS-Israel ke fasilitas nuklir di Natanz pada Sabtu, 23 MARET. Iran mengirimkan misil yang berhasil menembus pertahanan Iron Domr Israel dan jatuh di Dimona, kota lokasi fasilitas nuklir Israel; serta Kota Arad. Seratus lebih warga Israel dirumahsakitkan akibat serangan itu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (republikaonline)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebaran Hari Kedua Masih Dibayangi Hujan, Daerah Ini Berpotensi Diguyur Lebat
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Kronologi Cucu Mpok Nori Meninggal Dibunuh Mantan Suami, Diduga Karena Masalah Asmara
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Irjen Agus Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Agar Arus Balik Tak Menumpuk
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Grebek Tempat Petasan di Pamekasan, Polisi Malah Dikepung Warga
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Prakiraan Cuaca Sulsel 22 Maret 2026: Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.