Ultimatum Trump Jika Selat Hormuz Tak Dibuka dalam 48 Jam: Iran Bakal Dilumpuhkan

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyampaikan ultimatum kepada Iran bahwa pihaknya akan menyerang pembangkit listrik negara Asia Barat tersebut jika Selat Hormuz tidak dibuka.

Di dalam unggahannya di media sosial, Trump menegaskan bahwa waktu Iran membuka Selat Hormuz adalah selama 48 jam. Jika lebih dari waktu tersebut maka pihaknya akan melumpuhkan negara tersebut dengan menyerang pembangkit listrik terbesar.

"Jika Iran tidak sepenuhnya membuka, tanpa ancaman, Selat Hormuz, dalam waktu 48 jam dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembakit listrik mereka, dimulai dari yang terbesar," tegas Trump dalam unggahannya, dikutip Minggu (22/3/2026).

Adapun diketahui, Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis dan menjadi akses penting bagi AS khususnya untuk kebutuhan energi.

Diketahui, pada 2025 Selat Hormuz dilalui berbagai kapal tanker dengan membawa 20 juta barel minyak setiap harinya.

Namun, sejak pecah perang dengan AS-Israel pada akhir Februari 2026 lalu, Iran menutup Selat Hormuz untuk kapal milik musuh ataupun pendukung musuh.

Hal ini jelas menghambat pasokan minyak mentah bagi negara-negara di dunia, tak terkecuali AS. Selain menimbulkan lonjakan harga minyak, keputusan ini juga akan melemahkan pasar saham. (iwh)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Astra Honda Bagikan Tips Berkendara Hemat BBM dengan Eco Riding
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Momen Jokowi & Iriana Hadiri Open House Prabowo di Istana, Kaesang-Erina Dampingi
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Persiapan Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Bagikan Momen Hangat Berkumpul Bersama Titiek Soeharto dan Didit
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Park Seo Ham dan Bona WJSN Dikabarkan Bintangi Drakor Rom-Com Baru, Dive Into You
• 7 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.