Liputan6.com, Jakarta - Rumah warga kebanjiran usai hujan deras melanda Kota Depok, pada hari raya Idulfitri, Sabtu (21/3/20206). Akibat hujan deras menyebabkan 3.675 rumah terendam banjir dan 14.700 jiwa terdampak.
Kabid Penanggulangan Bencana pada DPKP Kota Depok, Denny Romulo mengatakan, pihaknya bersama petugas gabungan hingga Brimob membantu warga terdampak banjir. Pada saat banjir lokasi area yang terdampak banjir cukup luas.
Advertisement
“Wilayah terdampak banjir berada di Kecamatan Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong dan Tapos,” ujar Denny saat dikonfirmasi Liputan6.com, Minggu (22/3/2026).
Adapun banjir di wilayah Cimanggis meliputi Kelurahan Mekarsari sebanyak delapan RW, Kelurahan Tugu dua RW, Kelurahan Pasir Gunung Selatan satu RW. Untuk Kecamatan Sukmajaya banjir berada di Kelurahan Sukmajaya sebanyak satu RT. Untuk Kecamatan Cilodong sebanyak satu RW dan Kecamatan Tapos sebanyak satu RT.
Data jumlah kepala keluarga terdampak banjir di Kecamatan Cimanggis sebanyak 3.510 kepala keluarga. Untuk wilayah Kecamatan Sukmajaya sebanyak tiga kepala keluarga, Kecamatan Cilodong sebanyak 110 kepala keluarga, dan Kecamatan Tapos sebanyak 40 kepala keluarga.
“Total keseluruhannya mencapai 3.675 rumah terendam banjir dan 14.700 jiwa,” terang Denny.
Berdasarkan hasil penelusuran DPKP Kota Depok banjir disebabkan hujan deras yang terjadi sejak pukul 15.00 WIB di sejumlah wilayah Depok. Tingginya curah hujan mengakibatkan meluapnya air Kali Cikupa, Kali Cipinang, Kali Jantung, Kali Laya dan Situ Pedongkelan.
“Untuk ketinggian air saat banjir mulai dari 50 sentimeter hingga 160 sentimeter,” ucap Denny.




