Penulis: Arief Masbuchin
TVRINews, Malang
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya menghadirkan program “Tabur Berkah Hari Raya”, sebuah promo tarif parsial khusus keberangkatan dari Stasiun Malang, dalam rangka memeriahkan Idulfitri 2026 sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Program ini berlaku untuk periode 22–30 Maret 2026 dengan menyediakan 7.190 kursi kelas eksekutif. Promo tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan bernilai tambah selama masa Angkutan Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa program ini dihadirkan sebagai solusi mobilitas masyarakat yang membutuhkan perjalanan lebih fleksibel dan terjangkau.
“Melalui program Tabur Berkah Hari Raya, KAI memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya pelanggan dari Stasiun Malang, untuk menikmati perjalanan kereta kelas eksekutif dengan tarif lebih kompetitif tanpa mengurangi kualitas layanan. Harapannya dapat mendukung perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Mahendro.
Promo tarif parsial ini tersedia untuk relasi favorit Malang–Yogyakarta, dengan harga spesial mulai Rp445.000 untuk KA Gajayana dan KA Gajayana Tambahan. Program ini menjawab tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran, sekaligus mendorong pelanggan untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar mendapatkan jadwal dan tarif terbaik.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, atau kanal penjualan tiket lainnya, mengingat kuota promo terbatas dan minat pelanggan yang tinggi.
“Perencanaan perjalanan sejak dini menjadi kunci agar promo ini dapat dimanfaatkan optimal. KAI berkomitmen terus menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi pelanggan, terutama di momen spesial Hari Raya,” tambah Mahendro.
Update Angkutan Lebaran Wilayah Malang Raya
Berdasarkan data Minggu, 22 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, diproyeksikan sebanyak 8.172 penumpang akan memanfaatkan layanan kereta api di wilayah Malang Raya. Jumlah tersebut terdiri dari 3.938 penumpang berangkat dan 4.234 penumpang datang, dan masih berpotensi meningkat hingga malam hari.
Pada periode Angkutan Lebaran 11–22 Maret 2026, stasiun-stasiun di Malang Raya telah melayani 95.932 penumpang, terdiri dari 54.748 penumpang berangkat dan 41.184 penumpang datang. Stasiun Malang mencatatkan volume tertinggi dengan 81.219 penumpang, disusul Stasiun Kepanjen (6.787), Stasiun Malang Kota Lama (5.227), serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung (total 2.699).
Penjualan tiket kereta jarak jauh hingga 22 Maret 2026 tercatat mencapai 80.257 tiket atau sekitar 59 persen dari total kapasitas 136.045 kursi. Stasiun Malang menjadi yang tertinggi dengan 67.234 tiket, disusul Kepanjen (6.033), Malang Kota Lama (4.561), serta Lawang dan Sumberpucung (total 2.429).
Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya di wilayah Malang Raya diproyeksikan melayani 156.952 penumpang, terdiri dari 80.257 penumpang berangkat dan 76.695 penumpang datang.
Puncak arus mudik tercatat pada 14 Maret 2026 dengan total 9.654 penumpang, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. Hingga kini, tiket untuk beberapa relasi masih tersedia.
Pemerintah juga menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada 14–29 Maret 2026. Di wilayah Malang Raya tersedia 46.848 tiket diskon, dan 38.051 tiket (81 persen) telah terjual, sehingga masih tersisa sekitar 9 ribu tiket.
Untuk memastikan perjalanan tetap lancar, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan untuk tiba lebih awal di stasiun dan menjaga barang bawaan demi kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.
Editor: Redaktur TVRINews





