VIVA – Amerika Serikat (AS) telah menyerang lebih dari 8.000 target militer di Iran, termasuk 130 kapal, kata Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Brad Cooper, pada Sabtu, 21 Maret 2026.
“Sejauh ini, kami telah menyerang lebih dari 8.000 target militer, termasuk 130 kapal Iran,” ujar Cooper melalui platform X dalam pembaruan keempat terkait Operasi Epic Fury.
Ia menambahkan bahwa Angkatan Udara AS telah melaksanakan lebih dari 8.000 sorti tempur.
Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
- White House
Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel serta target militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.
AS dan Israel awalnya menyatakan bahwa serangan “pendahuluan” tersebut diperlukan untuk menghadapi ancaman yang dipersepsikan dari program nuklir Iran, namun kemudian menegaskan bahwa mereka menginginkan perubahan kekuasaan di Iran. (Ant)





