Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat libur Lebaran dengan meninjau kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Sabtu (21/3).
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026 Brigadir Jenderal Polisi Tjahyono Saputro mengingatkan momen libur Idul Fitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata," ujar Tjahyono seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.
Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik serta tidak memaksakan diri apabila merasa lelah saat berkendara maupun beraktivitas.
Khusus di destinasi wisata, terutama wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang, masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi risiko kecelakaan.
Tjahyono turut mengingatkan pengunjung untuk memperhatikan kondisi cuaca, arus air serta mengikuti rambu peringatan dan arahan petugas di lapangan.
Selain itu, orang tua diminta untuk mengawasi anak-anak secara ketat guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
"Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berisiko tinggi, menghindari area terlarang serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia," tutur dia.
Dia mengingatkan para pengelola tempat wisata untuk memastikan aspek keselamatan pengunjung.
Pengelola diharapkan mampu mengatur kapasitas, menyediakan sarana dan prasarana keselamatan serta menyiapkan petugas pengamanan dan pertolongan pertama di lokasi wisata.
Berdasarkan hasil pemantauan di kawasan Ragunan hingga Sabtu (21/3) pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung tercatat mencapai 43.348 orang, dengan rincian 52 unit bus, 2.030 unit mobil, 5.519 unit sepeda motor serta 36 unit sepeda. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan anak terpisah maupun kejadian menonjol lainnya.
Polri mengapresiasi kepada pengelola Taman Margasatwa Ragunan atas kesiapan fasilitas dan pelayanan yang dinilai cukup baik, mulai dari fasilitas umum, ruang menyusui hingga akses bagi penyandang disabilitas.
Selain itu, keberadaan pelaku UMKM di dalam area wisata turut memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.
Dari sisi manajemen pengunjung, pengelola juga telah menerapkan SOP dengan kategori kapasitas, yakni kondisi hijau untuk jumlah pengunjung hingga 80 ribu orang, kuning antara 80 ribu hingga 100 ribu orang, dan merah apabila melebihi 100 ribu orang.
Tjahyono menegaskan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama antara pengelola, petugas, dan masyarakat.
"Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas libur Lebaran, termasuk wisata dan arus balik, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," ungkap Tjahyono.
Baca juga: Polri: Manfaatkan WFA untuk antisipasi lonjakan arus balik Lebaran
Baca juga: Polri imbau masyarakat manfaatkan diskon tarif tol saat arus balik
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026 Brigadir Jenderal Polisi Tjahyono Saputro mengingatkan momen libur Idul Fitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata," ujar Tjahyono seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.
Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik serta tidak memaksakan diri apabila merasa lelah saat berkendara maupun beraktivitas.
Khusus di destinasi wisata, terutama wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang, masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi risiko kecelakaan.
Tjahyono turut mengingatkan pengunjung untuk memperhatikan kondisi cuaca, arus air serta mengikuti rambu peringatan dan arahan petugas di lapangan.
Selain itu, orang tua diminta untuk mengawasi anak-anak secara ketat guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
"Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berisiko tinggi, menghindari area terlarang serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia," tutur dia.
Dia mengingatkan para pengelola tempat wisata untuk memastikan aspek keselamatan pengunjung.
Pengelola diharapkan mampu mengatur kapasitas, menyediakan sarana dan prasarana keselamatan serta menyiapkan petugas pengamanan dan pertolongan pertama di lokasi wisata.
Berdasarkan hasil pemantauan di kawasan Ragunan hingga Sabtu (21/3) pukul 12.00 WIB, jumlah pengunjung tercatat mencapai 43.348 orang, dengan rincian 52 unit bus, 2.030 unit mobil, 5.519 unit sepeda motor serta 36 unit sepeda. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan anak terpisah maupun kejadian menonjol lainnya.
Polri mengapresiasi kepada pengelola Taman Margasatwa Ragunan atas kesiapan fasilitas dan pelayanan yang dinilai cukup baik, mulai dari fasilitas umum, ruang menyusui hingga akses bagi penyandang disabilitas.
Selain itu, keberadaan pelaku UMKM di dalam area wisata turut memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.
Dari sisi manajemen pengunjung, pengelola juga telah menerapkan SOP dengan kategori kapasitas, yakni kondisi hijau untuk jumlah pengunjung hingga 80 ribu orang, kuning antara 80 ribu hingga 100 ribu orang, dan merah apabila melebihi 100 ribu orang.
Tjahyono menegaskan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama antara pengelola, petugas, dan masyarakat.
"Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas libur Lebaran, termasuk wisata dan arus balik, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," ungkap Tjahyono.
Baca juga: Polri: Manfaatkan WFA untuk antisipasi lonjakan arus balik Lebaran
Baca juga: Polri imbau masyarakat manfaatkan diskon tarif tol saat arus balik





