Bisnis.com, MALANG — Puncak arus balik mudik di wilayah Malang Raya tercatat terjadi pada 14 Maret 2026, dengan total 9.654 penumpang, yang terdiri dari 6.055 penumpang berangkat dan 3.599 penumpang datang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 24 Maret 2026.
“Tiket untuk berbagai tanggal dan relasi lainnya masih tersedia dalam jumlah yang memadai,” katanya Minggu (22/3/2026).
Data sementara pada Minggu (22/3/2026) pukul 10.00 WIB, diproyeksikan sebanyak 8.172 penumpang akan memanfaatkan layanan kereta api di wilayah Malang Raya pada hari ini.
Jumlah tersebut terdiri atas 3.938 penumpang berangkat dan 4.234 penumpang datang. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari.
Selama periode Angkutan Lebaran 11–22 Maret 2026, kata dia, stasiun-stasiun di wilayah Malang Raya telah melayani total 95.932 penumpang, yang terdiri dari 54.748 penumpang berangkat dan 41.184 penumpang datang.
Baca Juga
- KAI Daop 2 Bandung Layani 415.000 Pelanggan pada 12 Hari Angkutan Lebaran 2026
- KAI Prediksi Arus Balik Lebaran Mulai Terjadi Hari Ini (22/3), Okupansi Capai 137,5%
- Penjualan Tiket KAI Tembus 3,6 Juta Jelang Lebaran 2026, Okupansi 82%
Dari jumlah tersebut, Stasiun Malang mencatatkan volume tertinggi dengan 81.219 penumpang, disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 6.787 penumpang, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 5.227 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total melayani 2.699 penumpang.
Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya hingga Minggu (22/3) tercatat telah mencapai 80.257 tiket atau sekitar 59 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk.
Angka tersebut merupakan akumulasi keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Penjualan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat seiring semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan data pemesanan, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi, yaitu sebanyak 67.234 tiket. Disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 6.033 tiket, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 4.561 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total mencatat 2.429 tiket.
“Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya di wilayah Malang Raya diproyeksikan akan melayani 156.952 penumpang, yang terdiri dari 80.257 penumpang berangkat dan 76.695 penumpang datang,” ucapnya.
Mahendro menjelaskan pula, dalam rangka menyemarakkan momen Hari Raya sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya menghadirkan program “Tabur Berkah Hari Raya” melalui promo tarif parsial khusus keberangkatan dari Stasiun Malang.
Program ini berlaku untuk periode keberangkatan 22 hingga 30 Maret 2026, dengan total 7.190 kursi kelas eksekutif yang disediakan bagi pelanggan. Promo ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang nyaman, aman, dan bernilai tambah selama masa Angkutan Lebaran.
Menurutnya, program ini dihadirkan sebagai solusi mobilitas masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dengan lebih fleksibel dan terjangkau.
“Melalui program Tabur Berkah Hari Raya, KAI memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya pelanggan dari Stasiun Malang, untuk menikmati perjalanan kereta api kelas eksekutif dengan tarif yang lebih kompetitif tanpa mengurangi kualitas layanan. Kami berharap program ini dapat mendukung perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Mahendro.
Adapun promo tarif parsial ini tersedia untuk relasi favorit Malang – Yogyakarta, dengan harga spesial mulai dari Rp445.000, yang berlaku untuk KA Gajayana dan KA Gajayana Tambahan.
Kehadiran program ini, kata dia, menjawab tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran, khususnya pada rute yang menjadi pilihan utama pelanggan.
Selain memberikan kemudahan akses, promo ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar mendapatkan pilihan jadwal dan tarif terbaik.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau kepada masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya, mengingat kuota promo yang terbatas dan tingginya minat pelanggan pada masa Angkutan Lebaran.
“Perencanaan perjalanan sejak dini menjadi kunci agar pelanggan dapat memanfaatkan promo ini secara optimal. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga setiap perjalanan pelanggan menjadi pengalaman yang berkesan, terutama di momen spesial Hari Raya,” ucapnya.
Melalui program ini, KAI Daop 8 Surabaya berharap dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transportasi selama Lebaran, dengan menghadirkan layanan yang tidak hanya andal, tetapi juga memberikan nilai lebih bagi pelanggan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, pemerintah juga menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026.
Di wilayah Malang Raya tersedia 46.848 tiket diskon, dan hingga saat ini 38.051 tiket atau sekitar 81 persen telah terjual, sehingga masih terdapat sekitar 9 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Untuk memastikan perjalanan tetap lancar, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan agar tidak datang terlalu mendekati waktu keberangkatan serta mengatur waktu tiba di stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta.
Selain itu, pelanggan diharapkan senantiasa menjaga dan mengawasi barang bawaan, baik selama berada di stasiun maupun saat perjalanan menggunakan kereta api, demi kenyamanan dan keamanan bersama. (K24)





