Doha: Kementerian Dalam Negeri Qatar melaporkan bahwa enam dari tujuh orang yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan helikopter di perairan negara itu telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu, 22 Maret 2026.
Dalam pernyataannya, kementerian menyebut tim pencarian dan penyelamatan berhasil menemukan enam korban yang berada di dalam helikopter, sekaligus mengonfirmasi kematian mereka.
Dilansir dari Anadolu Agency, upaya pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan satu korban lainnya yang masih hilang. Dugaan Gangguan Teknis Pihak berwenang belum mengungkap identitas korban maupun penyebab pasti kecelakaan helikopter tersebut.
Namun sebelumnya, Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan helikopter tersebut mengalami gangguan teknis saat menjalankan misi rutin sebelum akhirnya jatuh di perairan wilayah Qatar.
Sejauh ini tidak ada indikasi bahwa insiden tersebut terkait dengan aksi permusuhan dan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Qatar sebelumnya dilaporkan menghadapi serangan drone dan rudal dari Iran sejak dimulainya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Salah satu target serangan tersebut adalah Ras Laffan Industrial City, yang merupakan salah satu pusat produksi gas alam cair (LNG) terbesar di dunia.
Baca juga: Tiga Orang Tewas ketika Helikopter Jatuh di Isle of Wight




