Hutan Terus Menyusut, Aksi Tanam Pohon Jadi Alarm Nyata Jaga Masa Depan

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Peringatan Hari Hutan Sedunia kembali menjadi pengingat keras bahwa keberadaan hutan tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Di tengah laju deforestasi global yang masih tinggi, upaya menjaga kelestarian hutan kini menjadi kunci utama dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan manusia.

Hutan bukan sekadar hamparan hijau, melainkan fondasi penting yang menopang berbagai aspek kehidupan, mulai dari kualitas udara hingga sumber penghidupan masyarakat.

Hutan Menyusut, Dunia Kehilangan Jutaan Hektare

Ancaman terhadap kelestarian hutan bukan isapan jempol. Laporan Food and Agriculture Organization (FAO) dalam Global Forest Resources Assessment 2020 mencatat dunia kehilangan sekitar 10 juta hektare hutan setiap tahun sepanjang periode 2015 hingga 2020.

Angka tersebut menjadi sinyal serius bahwa upaya pelestarian hutan masih menghadapi tantangan besar dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Jika tren ini terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh lingkungan, tetapi juga sektor ekonomi, sosial, hingga ketahanan pangan global.

Peran Vital Hutan bagi Kehidupan

Hutan memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga keseimbangan bumi. Keberadaannya tidak tergantikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

Beberapa fungsi utama hutan antara lain:

  • Menyerap emisi karbon dan menekan perubahan iklim

  • Menjaga kualitas udara tetap bersih

  • Melindungi keanekaragaman hayati

  • Menjadi sumber penghidupan masyarakat

  • Menjaga keseimbangan ekosistem

Di Indonesia, jutaan masyarakat, termasuk kelompok ultra mikro, sangat bergantung pada hutan sebagai sumber ekonomi dan kehidupan sehari-hari.

Dunia Usaha Ikut Turun Tangan

Di tengah tantangan tersebut, peran dunia usaha menjadi semakin penting dalam mendukung pelestarian lingkungan. Salah satu langkah konkret datang dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Melalui program Green Impact yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PNM berupaya memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian hutan.

Program ini tidak hanya berfokus pada aksi simbolis, tetapi juga langkah berkelanjutan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Puluhan Ribu Pohon Sudah Ditanam

Hingga November 2025, PNM telah melakukan penanaman sebanyak 75.000 pohon di berbagai wilayah Indonesia.

Tidak berhenti di situ, pada tahun 2026 perusahaan menargetkan penambahan sebanyak 85.000 pohon sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem yang lebih luas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebaran Topat 2026 di Mataram Dipusatkan di Dua Lokasi
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hari ke-4 Film Lebaran 2026: Danur: The Last Chapter Makin Tak Terbendung, Pesaing Tertinggal Jauh
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Korlantas Polri Siapkan One Way Nasional pada Puncak Arus Balik, Begini Skemanya
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Puan Maharani Ungkap Rencana Halalbihalal dengan Prabowo
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
APPBI: H+1 Lebaran puncak kunjungan mal, proyeksi tumbuh dua digit
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.