ICW: Gus Yaqut Tahanan Rumah Bentuk Keistimewaan, KPK Harus Transparan

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Perubahan status tahanan rumah bagi tersangka kasus korupsi kuota haji Yaqut Cholil Qoumas membuat heboh. Indonesia Corruption Watch ikut angkat bicara atas keistimewaan yang diberikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada mantan menteri agama tersebut. 

Indonesia Corruption Watch meminta KPK menjelaskan secara transparan alasan peralihan tersebut. Sejauh ini, KPK hanya menjelaskan bahwa perubahan status menjadi tahanan rumah karena ada permohonan dari pihak keluarga Gus Yaqut. KPK belum menjelaskan lebih detail alasan menerima permohonan itu.

Advertisement

BACA JUGA: Dari Rutan ke Rumah: Kisah Pengalihan Penahanan Yaqut di Tengah Riuh Lebaran

"KPK harus memberikan penjelasan secara transparan mengenai alasan YCQ dipindahkan dari rutan KPK ke tahanan rumah. Hal ini merupakan bentuk keistimewaan yang diberikan oleh KPK kepada tersangka korupsi," kata Koordinator Hukum dan Investasi ICW, Wana Alamsyah dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026). 

Berdasarkan catatan ICW, pengalihan penahanan yang dilakukan oleh KPK cukup ketat. Salah satunya karena alasan sakit. Wana juga menilai, keputusan ini dapat menjadi preseden buruk bagi pemberantasan korupsi di Indonesia, termasuk potensi menghilangkan barang bukti oleh tersangka.

"Hal ini akan menjadi preseden buruk bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebab, tersangka memiliki potensi untuk merusak dan menghilangkan barang bukti, atau mempengaruhi saksi ketika menjadi tahanan rumah," ungkap dia.

ICW mendesak Dewan Pengawas (Dewas) KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan KPK. Dia menduga, keputusan peralihan penahanan Yaqut menjadi tahanan rumah ada peran atau persetujuan dari pimpinan KPK.

"Patut diduga pimpinan KPK mengetahui dan memberikan persetujuan untuk memindahkan YCQ dari rutan ke tahanan rumah," kata Wana.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Aceh Tamiang Apresiasi Prabowo, Dinilai Pemimpin yang Pahami Kesulitan Rakyat
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Hemat BBM Imbas Konflik Timur Tengah, Pemerintah Pastikan Kebijakan WHF Mulai Diterapkan Setelah Lebaran
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dompet Menipis Setelah Lebaran? Ini Cara Menata Keuangan Agar Kembali Stabil
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
2.245 Wisatawan Padati THP Kenjeran Surabaya pada Hari Kedua Libur Lebaran 2026
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kesalahan Fatal Air India, Pesawat ke Kanada Harus Balik Setelah Berjam-jam di Udara
• 10 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.