Arsenal datang ke final dengan ambisi besar menghapus kutukan tiga dekade. Terakhir kali tim asal London Utara ini mengangkat trofi Piala Liga adalah pada 18 April 1993.
Sejak kemenangan tersebut, The Gunners justru mencatat rekor buruk dengan enam kali kalah di laga final, termasuk kekalahan menyakitkan dari Manchester City pada 2018.
Perjalanan skuad asuhan Arteta menuju Wembley musim ini tergolong impresif. Mereka berhasil menyisihkan Port Vale, Brighton, Crystal Palace, hingga Chelsea. Euforia besar sempat pecah saat Kai Havertz mencetak gol penentu di semifinal melawan Chelsea, yang menegaskan kesiapan mental Arsenal menghadapi tekanan di laga besar.
Baca Juga :
Masa Depan City Tetap Cerah! Pesan Berkelas Pep Guardiola Usai Didepak Real MadridDi sisi lain, Manchester City datang dengan kondisi yang sedikit terluka. Harapan mereka untuk meraih empat gelar musim ini sirna setelah disingkirkan Real Madrid di Liga Champions. Dengan tren hanya satu kemenangan dari lima laga terakhir, City kini mengalihkan fokus penuh ke kompetisi domestik untuk menyelamatkan musim mereka.
The Citizens memiliki DNA juara yang kuat di kompetisi ini, mereka tercatat telah memenangkan delapan dari sembilan final EFL Cup yang mereka jalani. Pep Guardiola juga berpeluang mencatatkan rekor individu sebagai pelatih pertama yang mampu menjuarai kompetisi ini sebanyak lima kali.
Arsenal memang memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan sembilan poin atas City. Namun, skuad asuhan Guardiola selalu menjadi lawan yang tangguh di partai final. Prakiraan Susunan Pemain Arsenal: Kepa; Timber, Saliba, Gabriel, Hincapie; Zubimendi, Rice; Saka, Eze, Trossard; Gyokeres
Man City: Trafford; Nunes, Dias, Stones, Ait-Nouri; Silva, Rodri, O'Reilly; Cherki, Haaland, Semenyo
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





