Menikmati Senja Hari Kedua Lebaran di Taman Bendera Pusaka

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Sejumlah warga menikmati hari kedua Lebaran, Minggu (22/3) dengan bersantai di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan. Mereka duduk-duduk, di taman yang baru saja dipugar oleh Pemprov DKI Jakarta ini, sambil menikmati tenggelamnya matahari di ufuk barat.

Suasana taman sore itu terasa teduh, di bawah pepohonan rindang sejumlah warga juga menikmatinya sambil berbaring di atas rerumputan.

Dari area playground, suara tawa anak-anak terdengar bersahutan saat mereka bermain trampolin, seluncuran, hingga ayunan. Di sisi lain, hamparan rumput dipenuhi pengunjung yang duduk santai, sebagian menggelar tikar, membuka bekal, dan menikmati piknik kecil.

Pengunjung datang dari berbagai daerah. Banyak keluarga yang membawa anak-anak, tapi tak sedikit juga yang datang bersama teman, kerabat, hingga pasangan. Ada yang asyik berfoto di beberapa sudut taman, ada pula yang jogging ringan, bermain basket di lapangan olahraga, atau sekadar berjalan santai mengelilingi area.

Di salah satu sudut taman, Febri (42) dan Dewi (36) baru saja tiba. Keduanya datang dari Pamulang, Tangerang Selatan, setelah bersilaturahmi ke rumah orang tua di Jakarta.

“Ceritanya habis Lebaran tempat orang tua, terus mampir ke sini,” kata Febri saat ditemui.

Mereka sengaja memilih datang di hari kedua Lebaran untuk menghindari puncakkeramaian.

“Karena pikirannya kalau hari Lebaran kan pasti rame ya, rame penuh, makanya kita coba hari kedua gitu,” ujarnya.

Meski begitu, taman tetap ramai. Dewi yang baru pertama kali datang mengaku cukup menikmati suasananya.

“Ya seru sih, maksudnya ada ruang terbukalah buat kita untuk mau jalan, anak-anak main juga gitu kan, terus suasananya juga adem gitu,” kata Dewi.

Di tengah keramaian itu, Febri menilai taman ini memang layak disebut sebagai ruang yang akan jadi favorit warga.

“Kalau bagi saya pribadi sih ya setuju saja ya, kan karena ini kan fasilitas umum ya, gabungan dari dua atau tiga taman dijadikan satu, jadi tempat hub pertemuan orang-orang untuk bersantai, untuk berolahraga, tempat interaksi,” ujarnya.

Meski jumlah pengunjung cukup banyak, keduanya masih merasa nyaman berada di dalam kawasan taman.

“Kalau menurut kita sih nyaman saja sih,” kata Febri.

Dewi pun menambahkan, fasilitas yang ada sejauh ini masih cukup menampung pengunjung.

“Kalau ini sih masih mencukupi sih ya, karena rame sih rame, cuma masih ya orang masih bisa jalan tuh masih bebaslah gitu,” ucapnya.

Tak jauh dari mereka, Acil, (30), pengunjung asal Bekasi, Jawa Barat, tampak duduk di atas rumput bersama sahabatnya. Mereka datang khusus untuk piknik kecil, memanfaatkan waktu libur karena tidak mudik.

“Aku dari Bekasi, memang sengaja ke sini buat piknik kecil. Karena nggak mudik, memang lagi libur juga, jadi ke sini,” kata Acil.

Di sela suasana santai itu, ia menikmati waktu dengan sederhana, makan camilan, mendengar musik, dan melihat aktivitas sekitar.

“Makan aja sih, makan snack, terus nonton video musik, terus lihat-lihat aja,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan taman terasa cukup signifikan dibanding kunjungan sebelumnya.

“Baru ke sini lagi setelah diperbaiki. Sekarang lebih rapi, bersih, terus juga adem, toiletnya juga uda lumayan oke," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KBRI Bucharest Cari Sekretaris, Simak Info Lengkapnya!
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Pemudik Diminta Manfaatkan WFA untuk Atur Jadwal di Arus Balik
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Reli Gila Berakhir Brutal: Awas! Perak Mengirim Sinyal Bahaya ke Dunia
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Arirang Album Terbaru BTS Terjual 4 Juta Kopi di Hari Pertama
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rating Pemain AC Milan Usai Tekuk Torino 3-2: Pavlovic dan Adrien Rabiot Jadi Kunci Kemenangan Rossoneri!
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.