Eks Penyidik KPK Jelaskan Bahaya Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Mantan penyidik KPK, Praswad Nugraha menyoroti perubahan status penahanan tersangka korupsi kuota haji 2023-2024 Yaqut Cholil Qoumas sebagai tahanan rumah. Dia menjelaskan bahaya jika Yaqut menjadi tahanan rumah.

Dari segi teknis penyidikan, status tahanan rumah sangat berpotensi bagi tersangka untuk konsolidasi, mengatur strategi, bahkan mengupayakan intervensi pihak luar. 

Advertisement

BACA JUGA: MAKI Sentil KPK: Layak Masuk MURI, Sejak Berdiri 2003 Belum Pernah Ada Pengalihan Penahanan Seperti Gus Yaqut

Seharusnya kondisi ini menjadi perhatian KPK. Sebab, berisiko mengganggu independensi proses hukum, melemahkan pembuktian, dan mendegradasi tindak pidana korupsi. 

"Jika praktik seperti ini terus dibiarkan, masyarakat akan semakin antipati terhadap proses penegakan hukum tindak pidana korupsi, dan bukan tidak mungkin seluruh proses tersebut dipandang sebagai sandiwara yang kehilangan makna keadilan," tutur Praswad, Minggu (22/3/2026).

Dalam pandangannya, keputusan KPK terhadap Yaqut juga dapat menggerus kepercayaan publik. Dia mengatakan, publik akan melihat penegakan hukum hanya sebatas sandiwara atau omong kosong belaka. 

Kini, mantan penyidik KPK tersebut mendesak kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK unthk segera memeriksa pimpinan KPK, yang digadang-gadang memberikan lampi hijau atas keputusan ini.

"Jika ditemukan pelanggaran, sanksi etik harus dijatuhkan secara tegas demi menjaga integritas lembaga," tegasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK: Yaqut Jadi Tahanan Rumah Bagian dari Strategi Penyidikan
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Ancol Bidik 600.000 Pengunjung Saat Lebaran 2026, Puncak Diprediksi Tembus 40.000 di H+1
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Agenda Lebaran Prabowo: Salat Id di Aceh, Bertemu Megawati Sebelum Idulfitri |CATATAN KOMPAS
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Kapan Pertandingan Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis Digelar?
• 4 menit laluviva.co.id
thumb
Lebih dari 10 Juta Orang Mudik Pakai Angkutan Umum, Naik 9 Persen di Lebaran 2026
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.