JAKARTA, KOMPAS.com - Suparno (70), merasa lega karena jasa sewa sepeda ontel miliknya yang berada di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, laris-manis, pada Minggu (22/3/2026).
Hingga pukul 14.30 WIB, empat sepeda ontelnya sudah disewa oleh lebih dari 10 orang.
Sehingga pemasukan yang didapatnya sudah lumayan banyak.
Ia pun tersenyum saat merapikan lembaran uang kertas yang diperolehnya pada hari ini.
Baca juga: Sosok Cucu Mpok Nori Sebelum Tewas Dibunuh: Murah Senyum dan Penurut
Ada gulungan yang Rp 10.000 dan Rp 20.000 dan sejumlah uang Rp 5.000 yang ia gunakan sebagai kembalian.
"Tadi sudah dapat 10 penyewa. Sekarang ada dua lagi sepeda yang lagi jalan disewa. Alhamdulillah sekali hari ini ramai," ujar Suparno.
"Ini sebagai ganti sebulan Ramadhan kemarin yang pemasukan hancur-hancuran," lanjut dia.
Saat Ramadhan kemarin, menurut Suparno, pernah terjadi dalam satu hari hanya ada satu hingga dua penyewa sepeda ontel.
Dalam satu bulan, selama Ramadhan paling banyak dua hingga tiga orang penyewa per hari.
Hal itu juga dipengaruhi kunjungan warga ke Kota Tua yang sepi.
Baca juga: CCTV Ungkap Detik-detik Pembunuhan Cucu Mpok Nori, Pelaku Pantau Korban Sebelum Beraksi
Sehingga pemasukan selama Ramadhan kemarin menurut Suparno hanya cukup untuk makan dari hari ke hari.
Sementara itu, pada periode libur Lebaran kali ini, satu orang penyedia jasa sewa sepeda ontel boleh membawa empat sepeda.
Adapun di hari-hari biasa, sepeda yang dibawa maksimal hanya boleh dua per penyedia jasa.
Waktu satu kali sesi sewa sepeda ontel yakni 30 menit dengan biaya Rp 25.000.