Prabowo Pastikan MBG Jalan Terus: Lebih Baik Uangnya untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan menyatakan lebih baik anggaran yang ada untuk memberi makan rakyat daripada dikorupsi.

Prabowo, dalam sebuah wawancara, yang keterangan tertulisnya diterima Minggu, mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai bentuk keberpihakan nyata negara kepada rakyat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Program ini tidak hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan gizi dan gizi buruk, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia sekaligus penggerak ekonomi rakyat.

Di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal, Presiden menekankan program ini tetap menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda enggak lihat anak-anak yang stunting? Saya lihat. Saya kampanye sekian kali, saya di desa-desa, saya lihat. Umurmu berapa? 11 tahun. Badannya anak 4 tahun. Saya aku yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada,” kata Prabowo dikutip dari Antara, Minggu (22/3/2026).

Selain dampak sosial, Presiden menekankan program MBG juga memiliki dampak ekonomi yang luas melalui penciptaan lapangan kerja di berbagai sektor, mulai dari dapur produksi hingga rantai pasok pangan.

Baca Juga

  • Prabowo Bantah RI Mau Ikut Bayar Iuran US$1 Miliar Board of Peace
  • Prabowo Komitmen Utamakan Kepentingan Nasional Dalam Perjanjian Dagang AS
  • Tekankan Aparat yang Bersih, Prabowo Siap Reformasi Polri hingga TNI

"Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor tiap dapur yang jual telur, yang jual wortel, yang jual sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 petani. Jadi itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja,” imbuhnya.

Terkait berbagai kritik dan temuan di lapangan, Presiden mengakui masih terdapat kekurangan dalam implementasi program, namun pemerintah telah mengambil langkah tegas untuk melakukan penertiban.

“Ada seribu, lebih seribu (dapur) yang sudah kita tutup,” ungkapnya.

Presiden juga menegaskan pembiayaan program ini tidak berasal dari utang baru, melainkan dari efisiensi dan pengurangan kebocoran anggaran negara. “Uang kita ada. Tinggal kita organisir, kita kurangi kebocoran,” tegas Prabowo.

Menurut Presiden, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya kelompok bawah yang selama ini belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan.

“Rakyat kita sebagian besar sudah terlalu lama tidak menikmati kebaikan daripada ekonomi kita,” pungkasnya.

 

 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Begini Skema Korlantas untuk Lancarkan Arus Balik Lebaran 2026
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Kakorlantas Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran pada 24 Maret
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sahroni Ultimatum KPK: Awas Yaqut Jangan Sampai Kabur!
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Tarif Rp1 MRT hingga Transjakarta Diserbu Warga saat Libur Lebaran
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Link Live Streaming Fiorentina Vs Inter Milan Dini Hari Nanti, Mulai Jam 02.45 WIB
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.