Nostalgia Permainan Tradisional, Ketika Para Ayah Asik Duel Gasing di TMII

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Suasana libur Lebaran di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (22/3/2026) riuh dengan tawa dan sorak-sorai.

Bukan karena gemerlap pertunjukan, melainkan oleh aksi sejumlah pria paruh baya yang asik berduel gasing.

Pantauan Kompas.com di lokasi, tepatnya di area taman samping Contemporary Art Gallery, tampak beberapa ayah saling adu kebolehan memutar gasingnya.

Dengan penuh konsentrasi, mereka melilitkan tali ke gasing kayu, lalu dengan sekali sentakan, gasing pun berputar kencang di atas alas bundar.

Saling tabrak antar gasing pun tak terhindarkan, menambah keseruan bagi penonton yang berada di area tersebut.

Tak hanya para ayah, anak-anak pun ikut menonton dengan antusias, beberapa dari mereka bahkan mencoba ikut memainkannya, meski terlihat kesulitan.

Sejumlah permainan trasidional lain seperti egrang, ular tangga raksasa, dan bakiak pun digelar di sepanjang area taman.

Hadirnya permainan tradisional ini rupanya merupakan inisiatif Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) DKI Jakarta dalam merayakan hari raya Idul Fitri 1447 H.

Perwakilan KPOTI DKI Jakarta, Bagas Dwi Setiawan mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan permainan tradisional di tengah gempuran game online.

"Untuk kegiatan di Taman Mini ini kita memperingati Lebaran 2026. Kita berkolaborasi oleh pihak Taman Mini Indonesia Indah untuk memperingati hari Lebaran dan keseruan hari Lebaran, dengan permainan tradisional," ujar Bagas saat ditemui Kompas.com, Minggu.

Bagas menjelaskan, KPOTI DKI Jakarta memang sengaja menggelar permainan-permainan tradisional, khususnya yang khas Betawi, dalam perayaan Lebaran di TMII tahun ini.

Baca juga: Hutan Terbuka di Desa Kenanga, Keriang dan Tradisi Gasing yang Menghilang

"Di sini ada panggal betawi juga, ada permainan egrang, ada permainan bakiak, ada permainan damdas 16 batu, damdas 6 batu, ada engklek juga, dan ada lompat karet juga di sini," kata dia.

Nah, gasing atau panggal betawi menjadi salah satu permainan yang paling banyak diminati, tak terkecuali oleh para orangtua.

Menurut dia, kehadiran permainan tradisional ini merupakan ajang nostalgia bagi mereka yang kini sudah berumur.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Paling populer sejauh ini memang gasing. Terus ada bakiak dan enggrang. Itu yang sangat karena meriah dan ramai gitu, enggak anak aja, tapi orangtua juga," ungkap Bagas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Gentar Gertak Sambal Trump, Iran Ancam Balik Serang Infrastruktur Energi AS-Israel di Timur Tengah
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Israel Serang Fasilitas Produksi Rudal Balistik Iran di Teheran
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Polri: Pucak Arus Balik Lebaran Mulai 24 dan 28-29 Maret 2026
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Sinyal Baru! Trump Pertimbangkan Akhiri Operasi Militer ke Iran, Tolak Gencatan Senjata
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Sialnya Warga di Kendari, Kambing Hamil Dimangsa Piton Saat Lebaran
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.