Arash 2 Iran Masuk Gelanggang Perang Porakporandakan Sistem Canggih Israel, Ini Rahasianya

republika.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Beberapa jam terakhir ini terjadi eskalasi yang mencolok dalam serangan Iran terhadap Israel.

Hal ini seiring dengan pengumuman Teheran mengenai penggunaan teknologi militer canggih, termasuk drone jarak jauh dan berbagai jenis rudal, dalam rangka apa yang mereka gambarkan sebagai fase baru dari operasi militer.

Baca Juga
  • Serangan Dahsyat Iran ke Dimona dan Arad Sisakan Pertanyaan Besar Menyakitkan Bagi Publik Israel
  • Dimona dan Arad Israel Luluhlantah Dibom Iran, Begini Analisis Pakar Militer
  • Pakar: Perang Iran Lepas Kendali, Trump Kewalahan

Dalam konteks ini, koresponden Aljazeera di Teheran, Abdul Fattah Fayed, dikutip Ahad (22/3/2026) melaporkan bahwa rentetan serangan rudal dan serangan drone menargetkan Israel, sambil menyoroti penggunaan drone "Arash 2" untuk pertama kalinya.

Dia menjelaskan drone ini mampu menembus pertahanan udara dan darat dengan jangkauan lebih dari 2.000 kilometer, serta menyerang targetnya dengan presisi, sambil menambahkan bahwa militer Iran menggunakannya untuk menyerang Bandara Ben Gurion di Tel Aviv.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Fayyad mencatat serangan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian serangan yang melibatkan rudal hipersonik dan rudal balistik berujung ledak ganda.

Dia menyebutkan bahwa serangan tersebut menargetkan wilayah luas yang mencakup Negev, Arad, Dimona, Beersheba, hingga wilayah sekitar Gaza.

Dalam konteks yang sama, Fayed mengutip pernyataan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, yang mengatakan rudal-rudal Iran kini mampu mencapai sasarannya dengan mudah setelah menghancurkan dan menembus pertahanan Israel.

Dia menganggap hal itu sebagai tahap baru yang akan menandai penggunaan sistem peluncuran dan teknologi yang berbeda.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Shams TV قناة شمس (@shamsnewstv)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Muncul Godzilla El Nino, tapi Wilayah RI Ini Bakal Diguyur Hujan Lebat
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Libur Lebaran, TNBTS Tambah 1.000 Kuota Kunjungan ke Bromo
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kota Tua Dikunjungi Belasan Ribu Warga, Sampai Malam Masih Padat
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Jubir KPK: Tahanan Lain KPK Bisa Ajukan Permohonan Jadi Tahanan Rumah seperti Yaqut
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Hari ke-3 Lebaran: 7.000 Kendaraan Menuju Puncak Bogor, One Way Diberlakukan untuk Urai Kepadatan
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.