Prabowo Prioritaskan Hilirisasi Meski RI Ada Perjanjian Tarif dengan AS

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keterbukaan terhadap kerja sama investasi dengan Amerika Serikat tetap berada dalam koridor kepentingan nasional.

Dia menekankan, meskipun terdapat pembahasan terkait perjanjian tarif dengan AS, seluruh investasi yang masuk ke Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam.

Baca Juga :
Prabowo soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar
Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8%, Lewat MBG hingga Perumahan Rakyat

Dalam pernyataannya, Prabowo menyoroti pentingnya penerapan harga pasar internasional dalam pengelolaan mineral kritis. 

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak menutup akses bagi pihak asing, selama mereka mematuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

“Soal critical mineral. Saya sudah katakan, kita terbuka. But everything at market price. At economic price,” ujar Presiden dalam wawancara yang dikutip, Minggu, 22 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterlibatan pihak asing dalam sektor pertambangan bukan hal baru. 

Pemerintah, kata dia, telah lama memberikan izin, seperti yang terjadi pada Freeport yang kini menjadi salah satu penyumbang pendapatan besar bagi negara.

“Jadi kalau dia mau ikut (aturan), kita izin kan mereka mining di Freeport. Sudah berapa puluh tahun. Freeport sekarang menghasilkan salah satu revenue kita yang paling besar. Kita izin kan,” lanjutnya.

Namun demikian, Presiden menegaskan bahwa prinsip hilirisasi tetap menjadi syarat utama. Indonesia tidak mengizinkan ekspor bahan mentah tanpa proses pengolahan di dalam negeri.

“Bahan mentah, kita minta di processing. Kalau dia mau mining dan proses di sini, tetap dong,” tegasnya.

Ia juga kembali menekankan bahwa mineral kritis merupakan komoditas yang harus memberikan nilai ekonomi maksimal bagi Indonesia.

“Critical mineral itu is a commodity. If they pay international market price, mau dia yang main atau kita yang main, we get the economic value. Yang penting kita kasih access,” ujarnya.

Dengan demikian, investasi asing tetap terbuka, tetapi harus tunduk pada aturan nasional dan mendukung hilirisasi.

Baca Juga :
Prabowo Mau Fokus Benahi TNI-Polri: Sudah Berapa Jenderal Kita Serahkan ke Kejaksaan
Prabowo Bakal Lanjutkan Program MBG: Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik untuk Makan Rakyat
Prabowo Mau Reformasi Pendidikan, Target Renovasi 300 Ribu Sekolah hingga Digitalisasi Nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Imbas "Shutdown", Operasional Bandara di AS Kacau Balau
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Taemin Siap Buka Lembaran Baru dengan Gabung Agensi yang Menaungi G-Dragon
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
DPD RI minta pelaku pembunuhan nakes di Tambrauw menyerahkan diri
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Kapan Mulai Puasa Syawal 2026? Cek Jadwal Pemerintah dan Muhammadiyah
• 13 jam laludetik.com
thumb
Hadapi Krisis Pangan Dunia, Ini Strategi Pemerintah Perkuat Produksi Nasional
• 59 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.