Militer Israel melancarkan serangan udara yang menghancurkan Jembatan Al-Qasmiyeh di atas Sungai Litani, Lebanon Selatan. Langkah ini menandai perluasan target militer Israel di tengah konflik kawasan yang kian memanas dalam beberapa pekan terakhir.
Jembatan yang terletak di dekat Kota Tyre tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan akses utama di sepanjang Jalan Pesisir Selatan Lebanon. Hancurnya infrastruktur ini diprediksi akan melumpuhkan pergerakan logistik serta mobilitas penduduk di wilayah tersebut secara signifikan.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa seluruh jembatan di atas Sungai Litani kini menjadi sasaran prioritas dalam operasi militer mereka. Pihak Israel mengklaim bahwa struktur-struktur tersebut diduga kuat digunakan oleh kelompok Hizbullah untuk memindahkan pejuang dan pasokan senjata secara rahasia.
Pernyataan tersebut mengonfirmasi bahwa penghancuran Jembatan Al-Qasmiyeh bukanlah insiden tunggal, melainkan bagian dari upaya sistematis untuk memutus jalur suplai lawan. Strategi ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah selatan Lebanon yang berbatasan langsung dengan Israel.




