Situasi arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, terpantau masih dalam kondisi normal dan ramai lancar pada Minggu malam, 22 Maret 2026. Pergerakan kendaraan hingga saat ini masih didominasi oleh mobil pribadi, minibus, serta bus angkutan antarprovinsi yang melintas menuju arah barat maupun timur.
Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Jawa Tengah, tercatat sebanyak 18.952 kendaraan telah memasuki GT Kalikangkung menuju arah Jakarta. Sementara itu, volume kendaraan yang mengarah ke Semarang dan Solo berada di angka yang lebih tinggi, yakni mencapai 28.965 kendaraan.
Prediksi Dua Gelombang Puncak Arus Balik
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa puncak arus balik tahun ini diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang besar. Gelombang pertama diperkirakan jatuh pada 24 Maret, sedangkan gelombang kedua diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026 mendatang.
Guna menghindari penumpukan kendaraan yang ekstrem, pihak kepolisian mengimbau para pemudik untuk mengatur waktu kepulangan di luar dua tanggal puncak tersebut. Di jalur arteri Pantura sendiri, volume kendaraan mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan dari para pengendara yang melintasi wilayah Semarang.
Pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas one way lokal sepenggal tahap pertama pada Senin, 23 Maret, mulai dari KM 414 hingga KM 263. Selanjutnya, pada 24 Maret, direncanakan akan diberlakukan one way nasional secara penuh mulai dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek.
Hingga saat ini, kendaraan berat sumbu tiga masih dilarang melintas sesuai dengan SKB Tiga Menteri yang berlaku hingga 29 Maret guna menjamin kelancaran arus balik. Sejumlah anggota kepolisian dan satuan tugas gabungan tetap disiagakan di area gerbang tol untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif.



