Puasa Syawal Bantu Adaptasi Pola Makan Normal

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Masyarakat mesti mewaspadai pola makan berlebihan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan. Hal tersebut bisa memicu gangguan kesehatan.

Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Ari Fahrial Syam, mengingatkan bahwa tubuh terutama sistem pencernaan memerlukan proses adaptasi setelah Ramadan. Menurutnya, puasa Syawal dapat membantu proses adaptasi.

"Anjuran puasa Syawal dapat menjadi salah satu cara untuk membantu proses transisi tubuh menuju pola makan normal," ujar Ari, mengutip laman resmi FKUI, Minggu, 22 Maret 2026.

Baca Juga :

Hadis Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Lengkap dengan Penjelasan Para Ulama
Dia menerangkan, setelah sebulan penuh berpuasa dengan pola makan terbatas, masyarakat sebaiknya tidak langsung kembali ke pola makan normal dalam porsi besar.

Menurutnya, perlu ada penyesuaian secara bertahap, baik dari sisi jumlah makanan, waktu makan, maupun pola istirahat.

"Jangan langsung berlebihan karena lambung memiliki keterbatasan dalam menerima asupan," jelasnya.

Makanan yang Dibatasi

Ari menuturkan, pada momen Lebaran, berbagai hidangan bersantan, berlemak, serta tinggi gula menjadi sajian utama. Kondisi ini kerap memicu keluhan seperti perut kembung, begah, hingga nyeri ulu hati.

Untuk mencegah gangguan pencernaan, masyarakat diimbau membatasi konsumsi makanan tinggi lemak, santan, serta makanan yang terlalu pedas atau asam.


Ilustrasi Pexels

Selain itu, konsumsi minuman bersoda dan kopi secara berlebihan juga sebaiknya dihindari, terutama bagi mereka yang sebelumnya telah mengurangi asupan tersebut selama Ramadan.

Bagi masyarakat dengan riwayat penyakit lambung, asam urat, hipertensi, maupun diabetes, kewaspadaan perlu ditingkatkan. Pola makan yang tidak terkontrol saat Lebaran dapat menyebabkan kondisi penyakit menjadi tidak stabil, bahkan memicu komplikasi akut.

"Selama Ramadan, banyak orang berhasil mengendalikan pola makan dan bahkan menurunkan berat badan. Namun, jika tidak dijaga, kondisi tersebut bisa kembali seperti semula hanya dalam waktu singkat," terangnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
46 RT di Ciracas Jaktim Direndam Banjir, 696 Warga Mengungsi
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Air Mengalir, Kehidupan Tumbuh: Mari Bijak Gunakan Air!
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Blunder Fatal Jay Idzes Hampir Bikin Sassuolo Keok dari Juventus, Kapten Timnas Indonesia Disindir Media Italia
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Arteri Sukabumi Macet, Exit Tol Parungkuda & Bocimi Fungsional Sempat Ditutup
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Soroti Dukungan Indonesia untuk Teheran
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.