Pantau - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional secara mandiri untuk menghadapi ancaman krisis pangan global.
Strategi Hadapi Krisis Pangan Global“Dunia sedang menghadapi ancaman krisis pangan yang serius. Karena itu setiap negara harus memperkuat ketahanan pangannya dan tidak boleh bergantung pada negara lain,” ungkap Amran Sulaiman.
Ancaman krisis pangan dipicu konflik global yang berdampak pada pasokan dan harga pangan serta kenaikan biaya logistik dan energi.
Laporan World Food Programme memperkirakan tambahan hampir 45 juta orang mengalami kelaparan akut pada 2026.
Negara yang bergantung pada impor pangan dinilai paling rentan terhadap dampak tersebut.
Reformasi dan Peningkatan ProduksiPemerintah menjalankan strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian untuk meningkatkan produksi.
“Kita harus optimis. Indonesia punya lahan air iklim dan sumber daya manusia. Kalau semua dimaksimalkan swasembada bukan mimpi lumbung pangan dunia juga bukan hal yang mustahil salah kalau kekuatan ini kita biarkan,” ungkap Amran.
Langkah intensifikasi dilakukan melalui penggunaan benih unggul, mekanisasi, pompanisasi, dan peningkatan indeks tanam.
Sementara ekstensifikasi dilakukan melalui cetak sawah baru dan optimalisasi lahan rawa.
“Mandiri mutlak swasembada mutlak. Kita tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan yang ada tetapi juga membuka lahan baru melalui cetak sawah dan optimalisasi lahan rawa. Semua harus kita optimalkan. Produksi harus naik secara signifikan,” tegasnya.
Pemerintah juga melakukan reformasi sektor pertanian dengan menerbitkan 13 Peraturan Presiden serta mencabut sekitar 500 regulasi yang menghambat.
Biaya pupuk turun hingga 20 persen dengan peningkatan volume 700 ribu ton, sementara mekanisasi meningkatkan efisiensi tenaga kerja hingga 90 persen.
Produksi beras nasional mencapai sekitar 34,7 juta ton atau naik 13 persen dengan cadangan lebih dari 4 juta ton.
“Kita tidak boleh takut krisis pangan global. Justru ini momentum Indonesia untuk menjadi negara yang mandiri pangan dan menjadi lumbung pangan dunia kita putar dunia,” ungkap Amran.




