ANTARA - Melalui akun media sosialnya, Presiden AS Donald Trump, Sabtu (21/3) mengancam akan menyerang pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak kembali dibuka dalam 48 jam, di tengah eskalasi konflik yang memasuki pekan keempat. Merespon ancaman ini, Iran mengaku bersiap membalas dengan menargetkan serangan infrastruktur energi AS di kawasan. (XINHUA/Hilary Pasulu/Sandy Arizona/I Gusti Agung Ayu N)





