TABLOIDBINTANG.COM - Momen Lebaran identik dengan kebersamaan, hidangan lezat, dan suasana penuh kebahagiaan. Namun di balik itu, ada satu “momok” yang kerap menghantui: angka timbangan yang tiba-tiba melonjak!
Setelah sebulan menahan lapar dan haus, tak sedikit orang yang justru “balas dendam” dengan makan berlebihan saat Hari Raya. Alhasil, berat badan pun naik tanpa terasa. Nah, kalau kamu tak ingin mengalami hal serupa, sebaiknya hindari kebiasaan berikut ini.
1. Kalap Makan Setelah Puasa
Banyak orang merasa Lebaran adalah waktu yang tepat untuk melampiaskan keinginan makan. Padahal, kebiasaan ini justru bikin tubuh kaget dan memicu penumpukan lemak. Meski puasa sudah selesai, pola makan tetap harus dijaga.
2. Kebanyakan Makan Kue Manis
Nastar, kastengel, hingga putri salju memang sulit ditolak. Tapi hati-hati, konsumsi gula berlebih bisa jadi penyebab utama berat badan naik drastis. Boleh ngemil, asal tahu batasnya!
3. Mager Sepanjang Liburan
Libur panjang sering dimanfaatkan untuk rebahan seharian. Apalagi kalau sambil ngemil tanpa henti—kombinasi ini jelas berbahaya untuk bentuk tubuh. Cobalah tetap aktif, meski hanya dengan aktivitas ringan.
4. Pola Tidur Berantakan
Tidur terlalu lama atau justru kurang tidur bisa mengganggu metabolisme tubuh. Idealnya, tubuh membutuhkan waktu istirahat sekitar 7–8 jam per hari agar tetap seimbang dan berat badan terkontrol.
Menjaga berat badan setelah Lebaran bukan hal mustahil, asalkan kamu tetap disiplin dalam mengatur pola makan dan gaya hidup. Jadi, nikmati momen Lebaran tanpa harus khawatir jarum timbangan naik drastis!




