Maskapai Singapore Airlines (SIA) mengumumkan pembatalan sejumlah penerbangan rute Singapura menuju Dubai hingga 30 April 2026. Kebijakan ini diambil menyusul kondisi geopolitik yang belum stabil di kawasan Timur Tengah.
Dilansir Asia One, pihak maskapai menjelaskan bahwa dua penerbangan yang terdampak langsung adalah rute SQ494 dari Singapura ke Dubai dan SQ495 dari Dubai ke Singapura.
"Pembatalan dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan di kawasan yang masih dinamis," ujar perwakilan Singapore Airlines.
SIA juga mengingatkan bahwa kondisi yang terus berkembang berpotensi mempengaruhi jadwal penerbangan lainnya.
"Seiring situasi yang masih berubah, tidak menutup kemungkinan penerbangan lain turut terdampak,” lanjut pernyataan tersebut, seraya mengimbau penumpang untuk secara berkala memeriksa status penerbangan mereka melalui kanal resmi.
Langkah ini merupakan lanjutan dari sejumlah pembatalan penerbangan yang telah dilakukan sejak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran meningkat pada akhir Februari lalu.
Sebelumnya, operasional penerbangan sempat diperkirakan kembali normal pada akhir Maret, namun situasi terkini membuat maskapai mengambil langkah lanjutan.
Bagi penumpang yang terdampak, SIA memberikan beberapa opsi, termasuk pengembalian dana penuh untuk tiket yang belum digunakan atau penjadwalan ulang ke penerbangan alternatif.
Penumpang yang melakukan pemesanan melalui agen perjalanan atau maskapai mitra disarankan untuk menghubungi pihak terkait, guna mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Singapore Airlines juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pembatalan ini.





