Bisnis.com, DENPASAR – Kunjungan wisatawan ke desa wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli meningkat drastis selama libur Lebaran 2026.
Manager Daya Tarik (Wisata) Penglipuran I Wayan Sumiarsa menjelaskan trend kunjungan sudah naik jika dibandingkan hari biasa. Kenaikan kunjungan sudah terlihat sejak 17 Maret 2026 dengan jumlah kunjungan mencapai 1.101 orang atau naik sekitar 15% jika dibandingkan hari biasa.
Kemudian setelah libur Nyepi, kunjungan kembali naik pada 21 Maret 2026 dengan 2.644 kunjungan. Pada 21 Maret 2026 kunjungan tembus 4.111 orang dan 22 Maret 2026 angka kunjungan kembali naik menjadi 4.387 orang.
Sumiarsa menjelaskan mayoritas pengunjung merupakan wisatawan nusantara yang sedang berlibur lebaran ke Bali. "Banyak dari Jakarta, Surabaya dan Bandung," jelas Sumiarsa, Senin (23/3/2026).
Total jumlah pengunjung sepanjang Maret 2026 mencapai 23.811 orang, dimana 18.713 orang merupakan wisatawan nusantara dan 5.098 orang wisatawan mancanegara. Kunjungan wisatawan diproyeksikan akan tetap ramai hingga akhir Maret 2026, karena libur sekolah baru berakhir pada 29 Maret 2026.
Di momen libur lebaran, pengelola juga menyiapkan pertunjukan barong macan spesial Idulfitri. Sumiarsa menjelaskan Maret adalah fondasi regenerative awareness, yakni memahami alam, mendokumentasikan keindahan, dan mengajak wisatawan berjalan lebih pelan.
Menurut Sumiarsa pada 2026 menjadi momentum untuk mengkonsolidasikan identitas desa sebagai destinasi pariwisata regeneratif kelas dunia. Tidak hanya menyajikan event budaya, tetapi memastikan bahwa setiap kegiatan memperbaiki alam, memperkuat komunitas, dan menumbuhkan ekonomi desa secara merata.
"Agenda tahunan ini disusun untuk menyebarkan aktivitas sepanjang tahun (tidak menumpuk di musim liburan), menghadirkan nilai budaya yang lebih otentik, memperkuat edukasi wisata dan pelestarian lingkungan, mendorong partisipasi aktif masyarakat, pemuda, UMKM, dan wisatawan," kata Sumiarsa.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5536121/original/042684300_1774249075-8494.jpg)



