Pria berinisial AA (56) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), nekat membacok kerabatnya saat silaturahmi lebaran. Korban berinisial MR (51) tersebut menderita sejumlah luka tebas di tubuhnya.
"Pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga," kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Pangkep Ipda Andi Dipo Alam dilansir detikSulsel, Minggu (22/3/2016).
Pelaku awalnya datang ke rumah korban untuk dalam rangka silaturahmi lebaran di Kampung Siloro, Desa Mangilu, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sabtu (21/3). Keduanya kemudian menenggak minuman keras tradisional.
Saat sedang menikmati minuman keras, pelaku merasa tersinggung dengan ucapan korban. Pelaku lalu pulang ke rumahnya yang juga di Kampung Siloro untuk mengambil parang dan kembali ke rumah korban.
"AA merasa tersinggung dan sakit hati dengan ucapan korban karena ia menganggap dirinya sedang diejek sebagai tukang adu domba yang mengatakan, kau tukang adu domba. Setelah itu AA pulang ke rumah untuk mengambil parang dan kembali ke rumah korban dan melakukan penganiayaan korban dengan menggunakan sebilah parang," terang Dipo.
Penganiayaan tersebut membuat korban MR mengalami 4 luka robek gegara tebasan di tubuhnya. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bontoa untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca berita selengkapnya di sini.
(rdp/imk)





