Seorang Wanita di Tiongkok yang Bekerja Jauh dari Rumah Menerima Paket Berisi Seekor Sapi Utuh dari Orangtuanya

erabaru.net
2 hari lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Seorang wanita Tiongkok yang sedang sakit dan bekerja jauh dari rumah menerima paket dari orangtuanya yang khawatir, yang berisi seekor sapi utuh.

Pada tanggal 7 Maret, wanita tersebut mengunggah video dirinya menerima paket berat tersebut di rumahnya di Beijing.

Dalam video tersebut, dia mengatakan bahwa paket yang dikirim dari kampung halamannya di wilayah Mongolia Dalam, Tiongkok, berisi seekor sapi utuh.

Wanita berusia 33 tahun itu, yang bernama Chang, mengatakan bahwa ayahnya membeli sapi tersebut di dekat padang rumput di kampung halamannya, yang terkenal dengan kualitas daging sapi dan dombanya, kemudian menyembelihnya, dan mengirimkannya kepadanya.

Dia mengatakan bahwa daging sapi berkualitas tinggi seperti itu sulit dibeli di dekat rumahnya.

Paket yang tidak biasa itu tiba karena dia memberi tahu orangtuanya melalui telepon bahwa dia merasa tidak enak badan.

Chang terkejut dengan ukuran paket tersebut, yang lebih besar dari kulkasnya.

Ibunya juga tiba di rumahnya di Beijing sekitar waktu yang sama dengan pengiriman paket tersebut.

Dia mengatakan kepada putrinya bahwa sapi itu adalah harapan agar putrinya cepat sembuh, karena dia percaya bahwa daging berkualitas baik baik untuk kesehatan seseorang.

“Makan lebih banyak dan cepat sembuh,” kata sang ibu.

Dia juga menolak membiarkan putrinya khawatir tentang berapa banyak uang yang mereka habiskan untuk pengiriman daging tersebut.

“Aku merasa baik-baik saja selama kamu merasa baik-baik saja,” katanya.

Meskipun Chang dilaporkan awalnya tidak memberi tahu orangtuanya seberapa sakitnya dia, tagar dalam videonya menunjukkan bahwa dia menderita kanker payudara.

Ibunya tetap tinggal untuk merawatnya. Dia memasak makanan untuknya, seperti pai daging sapi, dengan daging yang mereka kirim.

Chang mengatakan dia merasa seperti anak kecil ketika ibunya ada di dekatnya.

“Orangtua saya mengirimkan seekor sapi utuh bukan untuk pamer kekayaan, tetapi untuk menunjukkan kasih sayang mereka. Mereka tidak memiliki pengetahuan medis profesional yang luas, tetapi mereka tahu putri mereka membutuhkan nutrisi dan energi.

“Paket berat ini adalah senjata saya untuk melawan penyakit saya,” kata Chang.

Chang adalah salah satu dari 300 juta pekerja migran di Tiongkok. Pengalamannya menyentuh banyak orang di internet.

“Orangtua kita selalu ingin memberikan semua yang mereka miliki kepada kita,” kata seorang penonton online.

“Anda membutuhkan kulkas yang lebih besar untuk menyimpan kasih sayang mereka,” kata yang lain.

Beberapa orang mengatakan bahwa orangtua Tiongkok jarang mengungkapkan kasih sayang mereka dengan kata-kata tetapi menunjukkan perhatian mereka melalui tindakan seperti ini.

Setiap tahun menjelang hari libur nasional, banyak pekerja migran akan membagikan gambar kendaraan mereka yang penuh dengan makanan lokal yang telah disiapkan orangtua mereka untuk mereka di internet.

Gambar-gambar mereka telah menjadi simbol kerinduan akan kampung halaman dan ikatan keluarga. (yn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Adaptasi Cepat di Bawah Herdman, Timnas Indonesia Genjot Latihan Intens Jelang FIFA Series 2026
• 15 jam lalupantau.com
thumb
TAKJIL: Membuka Ruang Bedah Data Kebijakan Strategis Pertambangan
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Militer Kolombia Bertambah Jadi 66 Orang
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemhan Terapkan Efisiensi BBM, Tegaskan Bukan karena Kondisi Darurat
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ikuti Keinginan Mawa untuk Cerai, Insanul Fahmi: Makin Dikejar Semakin Gak Jelas
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.