Pantau - Operasional bandara di Amerika Serikat mengalami kekacauan akibat penghentian sebagian operasional pemerintah (shutdown) yang berdampak pada layanan keamanan dan memicu antrean panjang serta penundaan penerbangan.
Dampak Shutdown pada Layanan Keamanan BandaraDepartemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menyatakan gangguan terjadi di berbagai bandara di seluruh wilayah AS.
DHS menyebut, "Bandara dari ujung ke ujung AS mengalami penundaan besar, antrean keamanan BERJAM-JAM, dan penerbangan yang terlewat."
Shutdown yang telah berlangsung lebih dari 40 hari tersebut berdampak besar pada Dinas Administrasi Keamanan Transportasi (TSA).
Sejumlah karyawan TSA dilaporkan belum menerima gaji selama berminggu-minggu sehingga banyak yang tidak bekerja.
Kondisi ini menyebabkan antrean pemeriksaan keamanan di bandara menjadi panjang dan tidak terkendali.
DHS menilai, "Tanggung jawab kekacauan ini ada di pundak orang-orang Partai Demokrat."
Pemerintah Kerahkan Agen TambahanMenanggapi situasi tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan langkah darurat untuk memperkuat pengamanan bandara.
Ia memutuskan mengerahkan agen Dinas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) guna membantu operasional keamanan mulai 23 Maret.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang serta meminimalkan gangguan penerbangan di tengah krisis yang masih berlangsung.




