Penulis: Sumali
TVRINews, Bojonegoro
Jumlah penumpang kereta api di Stasiun Bojonegoro, Jawa Timur mengalami peningkatan hingga dua kali lipat memasuki hari ketiga Lebaran 1447 Hijriah.
Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya, jumlah penumpang di Stasiun Bojonegoro mencapai 3.378 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.665 penumpang berangkat dan 1.713 penumpang tiba.
Jumlah ini bahkan masih berpotensi bertambah seiring dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam hari, terutama untuk Kereta Api Jarak Jauh Relasi Jakarta – Surabaya.
Secara kumulatif selama masa arus mudik Lebaran 2026, Stasiun Bojonegoro telah melayani sebanyak 28.433 penumpang, terdiri dari 9.963 penumpang berangkat dan 18.470 penumpang datang.
Kepala Stasiun Bojonegoro, Triyogo menjelaskan bahwa secara keseluruhan selama periode mudik Lebaran 2026, Stasiun Bojonegoro akan melayani sebanyak 45.609 penumpang.
“Adapun puncak arus diprediksi akan terjadi 23 Maret hari ini dimana untuk langkah antisipasi Stasiun Bojonegoro akan menyiapkan layanan sebanyak 34 perjalanan Kereta Api jarak Jauh, meliputi 30 perjalanan KA regular dan 4 perjalanan KA tambahan,“ ujar Triyogo, Senin, 23 Maret 2026.
Dalam periode mudik Lebaran ini, rute-rute yang menjadi favorit pelanggan Kereta Api antara lain Semarang, Jakarta, Surabaya dan Banyuwangi yang seluruhnya dapat dijangkau dengan cepat dan nyaman menggunakan KA Jarak Jauh.
Di momen Lebaran ini, para penumpang yang akan menggunakan Kereta Api dihimbau tetap memperhatiakn kembali barang bawaan sesuai yang ditentukan.
Selain itu bagi penumpang untuk tidak datang mendekati waktu keberangkatan sehingga dapat mengatur waktu, serta perjalanan dapat lebih nyaman.
Editor: Redaktur TVRINews





